Sabtu, 20 Jun 2026 01:18 WIB

Kapolres: Korban Tewas Kecelakaan KA Sancaka di Ngawi Hanya Satu

Proses evakuasi kereta yang terlibat kecelakaan, masih berlangsung.
Proses evakuasi kereta yang terlibat kecelakaan, masih berlangsung.

jatimnow.com - Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu memastikan jika korban tewas dalam kecelakaan KA Sancaka yang melibatkan truk trailer dan mobil avanza di Ngawi, hanya sang masinis saja.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan, bahwa tidak ada korban tewas lain selain masinis.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Kepada jatimnow.com, AKBP Pranatal mengatakan, korban meninggal dunia bernama Mustofa, warga Desa Sumberbening, RT/RW 33/10, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

"Saya pastikan untuk korban meninggal dunia hanya satu. Tidak ada pekerja double track yang meninggal dunia," kata AKBP Pranatal, Sabtu (7/4/2018).

Sementara,  untuk korban luka berat atas nama Hendra Wahyudi, warga Kelurahan Bogorejo, RT/RW 04/05, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Ia menjelaskan, untuk korban luka berat sampai saat ini masih koma. Ia adalah asisten masinis.

AKBP Pranatal melihat KA Sancaka yang terlibat kecelakaan

Baca Juga: Libur Panjang, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 253 Ribu Orang

 

"Untuk korban luka berat koma. Dari RS Attin Ngawi dirujuk ke RS dr Soedono Madiun untuk penanganan lebih lanjut," katanya.

Sebelumnya, kecelakaan Kereta Api (KA) Sancaka di Ngawi dipastikan menewaskan sang masinis. Kecelakaan yang juga mengakibatkan gerbong kereta terlempar keluar rel dan membuat lokomotifnya terguling.

Kecelakaan tersebut berawal dari KA Sancaka yang melaju dari arah barat atau Yogyakarta menuju Ngawi. Saat di lokasi kejadian atau sebelum Stasiun Walikukun, melintas kendaraan truk trailer di Desa Sambirejo, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, tepat di perlintasan kereta api tanpa penjagaan.

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kereta api akhirnya menabrak truk trailer bermuatan material proyek. Truk trailer terseret beberapa meter dari lokasi kejadian, sedangkan badan KA terguling ke sisi kiri rel kereta api," kata Kasat lantas Polres Ngawi, AKP Rukimin, Jumat (6/4/2018).

Tidak hanya itu, sebuah mobil avanza yang terparkir di area tersebut, juga mengalami kerusakan berat lantaran terkena gerbong kereta yang keluar rel. Beruntung, tidak ada orang dalam mobil tersebut.

Reporter: Mita Kusuma

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.