Sabtu, 13 Jun 2026 16:40 WIB

Sidang Tuntutan Ahmad Dhani di PN Surabaya Sempat Ricuh

Ahmad dhani mengacungkan jari usai sidang di PN Surabaya
Ahmad dhani mengacungkan jari usai sidang di PN Surabaya

jatimnow.com - Kericuhan terjadi usai sidang dengan terdakwa kasus pencemaran nama baik, Ahmad Dhani Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (11/4/2019).

Saat keluar dari ruang tunggu untuk memasuki mobil tahanan, terjadi aksi saling tarik antara kuasa hukum, petugas kejaksaan, polisi dan awak media serta pendukung Ahmad Dhani.

Baca Juga: Dukungan Mengalir, 69 Tokoh Ajukan Jaminan untuk Komar di PN Surabaya

Ahmad Dhani yang saat itu digiring menuju mobil tahanan tiba-tiba berhenti untuk memberikan pernyataan ke awak media yang sudah menantinya.

"Mas Dhani, Mas Dhani, woi jangan ditarik woi," teriak massa pendukung Ahmad Dhani di halaman belakang PN Surabaya.

Kericuhan tersebut berlangsung singkat. Tangan dan kepala Dhani ditarik oleh petugas. Usai ditarik, polisi melalui pengeras suara akhirnya mengizinkan Dhani untuk memberikan pernyataan ke awak media.

"Sudah fotonya? Sudah?" ujar Dhani.

Setelah diam beberapa saat, Dhani yang mengenakan kaus hitam bertuliskan tahanan politik tersebut mengangkat tangan menunjukkan simbol dukungan salah satu capres cawapres.

Baca Juga: Nostalgia Dewa 19 Hidup di Kopi Dewa MERR Surabaya

"Allahu Akbar!" teriaknya sembari mengacungkan jari. Usai mengacungkan jari, Dhani kemudian langsung masuk ke dalam mobil tahanan.

Kuasa Hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian Megantara mengaku tidak terima atas perlakuan petugas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Ia menganggap bahwa Jaksa menarik kliennya dibagian leher.

"Ditarik lehernya sama jaksa. Ditarik-tarik kayak apa. Padahal mau ngomong sebentar sama wartawan. Ngobrol sebentar. Kayak napi teroris aja ditarik-tarik lehernya apa-apaan," ujar Aldwin.

Ia menuturkan bahwa aksi tarik tersebut dikarenakan petugas kejaksaan tidak membiarkan Dhani bertemu wartawan. Padahal pada momen sidang tuntutan tersebut, Dhani ingin memberikan pernyataan secara langsung kepada media.

Baca Juga: Gelar Perkara PT Harum Resource Dinilai Abaikan Bukti Pelapor

"Tadi di dalam ada wartawan ingin wawancara. Ya sudah kita sampaikan di depan saja. Cuma mau tanya tanggapannya tentang penundaan sidang sampai 2 minggu ini," terang Aldwin.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.