Sabtu, 20 Jun 2026 12:46 WIB

Jenazah Siswa SMKN 5 Hilang di Gunung Arjuno Ditemukan, Keluarga Syok

Ibunda korban mengaku sedih dan gembira atas penemuan jenazah anaknya
Ibunda korban mengaku sedih dan gembira atas penemuan jenazah anaknya

jatimnow.com - Faiqus Syamsi (17), korban pendaki yang dinyatakan hilang pada Desember 2018 lalu telah ditemukan dalam keadaan tinggal rangka di Lembah Kidang di bawah Puncak Bayangan Gunung Arjuno.

Penemuan survivor yang hilang sejak 18 Desember 2019, membuat orang tua korban merasa lega dan sedih. Rumah duka korban yang terletak di Jalan Kendangsari, Surabaya nampak sepi. Tidak banyak tamu yang datang lantaran malam hari setelah korban ditemukan langsung dibawa ke Surabaya dan dimakamkan di Malam Islam Kendangsari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Semalam sudah ramai. Banyak sekali yang datang. Tapi saya gak lihat. Saya gak kuat. Saya ada di dalam (kamar) terus gak keluar-keluar. Tadi pagi-pagi juga. Sekarang sudah sepi," kata Dumi ibunda korban kepada jatimnow.com, Sabtu (6/4/2019).

Baca juga: Ditemukan Jenazah di Gunung Arjuno, Diduga Siswa SMKN 5 yang Hilang

Penemuan jenazah anaknya berawal dari dirinya mendapat kabar jika anaknya tersebut telah ditemukan oleh tim SAR yang bertugas di Gunung Arjuno. Ia merasa kaget, lega, sekaligus sedih saat mendengar kabar tersebut.

"Saya bingung, senang iya karena anak sudah ditemukan. Tapi ya ditemukannya gak seperti yang saya harapkan," ujarnya sambil mengelus dada.

Saat itu, tim SAR meminta perwakilan keluarga untuk datang ke lokasi. Namun Dumi dan suaminya menolak untuk datang. Sebagai gantinya paman Faiqus, Nanang dan kakak Faiqus, Abdul Muad yang datang untuk memastikan apakah rangka tersebut berasal dari tubuh Faiqus.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saya sama bapaknya gak berani. Gak kuat. Takut gak tatag (tegar)," ujarnya.

Meski telah ditemukan, Ibunda korban masih merasa tidak terima jika anak bungusnya ditemukan dalam keadaan tinggal rangka. Meski hatinya masih sesak, Ia pun harus mengikhlaskan kepergian anaknya tersebut. Keluarga pun masih terlihat terguncang.

"Ya mau gak diikhlaskan ya gimana. Ya saya terpaksa ikhlas," katanya.

Dumi sendiri mengaku bingung tentang hari kematian anaknya. Sebenarnya Ia telah melaksanakan prosesi tahlilan terhitung sejak Faiqus Syamsi dinyatakan hilang di Gunung Arjuno.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"40 harian sudah. 100 hari juga sudah. Kalau ini nanti saya mau rembuk dulu sama keluarga mau tahlilan lagi apa ndak," tutupnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.