Minggu, 14 Jun 2026 19:40 WIB

Birokrat Perempuan Punya Peluang di Pilwali Surabaya 2020

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati (bawa HT) dampingi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati (bawa HT) dampingi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

jatimnow.com - Perubahan signifikan Kota Surabaya pada kepemimpinan mantan birokrat perempuan, Tri Rismaharini secara otomatis meninggikan standar bagi penerusnya pada 2020 mendatang. Masyarakat Surabaya menginginkan sosok wali kota yang sama atau bahkan lebih dari kinerja sorang Risma.

Peneliti Surabaya Survei Center (SSC), Surokim Abdussalam mengatakan, sosok birokrat dan perempuan memiliki kans kuat diterima oleh masyarakat Surabaya. Hal ini tak lepas dari 'Risma effect' yang dianggap berhasil memimpin Surabaya selama 2 periode.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Menurut saya peluang birokrat perempuan untuk maju di Surabaya bisa jadi potensi membuat kejutan. Karena relatif minim birokrat perempuan berani maju Pilkada di Surabaya dan sebagian besar nama-nama yang beredar laki laki. Apalagi Risma sebagai birokrat perempuan terbukti berhasil membangun Kota Surabaya," Kata Surokim.

Surokim menyebut birokrat-birokrat dengan kinerja berprestasi serta memiliki track record yang baik akan lebih mudah diterima oleh masyarakat sebagai sosok penerus Wali Kota Risma.

"Pertumbuhan pemilih Surabaya cukup signifikan dan rasional. Saya pikir penting bagi para birokrat perempuan untuk menunjukkan kinerja dan prestasinya secara luas kepada publik. Sebagai referensi bagi pemilih," imbuhnya.

Nama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati disebut masuk dalam radar pemimpin di Surabaya. Erna telah dikenal masyarakat dengan kinerjanya. Dalam Pandangan Surokim, tak menutup kemungkinan bagi Erna untuk tampil pada perhelatan Pilwali Surabaya 2020.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Surabaya masa depan butuh pemimpin yang bisa responsif dan mampu mengaktivasi potensi warga kota dan bisa cekatan mengatasi krisis. Tipikal pemimpin pekerja kreatif menurut saya semakin dibutuhkan ke depan," beber Surokim.

Para birokrat terutama perempuan yang berniat masuk dalam palagan Pilwali Surabaya, dituntut harus kreatif dan tipe pekerja keras, serta memiliki karakteristik lain yang tidak ada pada sosok Wali Kota Risma.

Erna tersebut dikenal sebagai pekerja keras. Setiap ada masalah banjir, dia selalu tampil di depan memberikan solusi. Terbaru, alumni ITS itu menjadi ujung tombak saat Wali Kota Risma memerintahkan normalisasi Jalan Raya Gubeng ambles dalam waktu tujuh hari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tangan dingin dia juga sukses merealisasikan jalur MERR, Frontage timur dan barat.

 

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.