Jumat, 12 Jun 2026 16:53 WIB

Mutilasi Mayat Dalam Koper Mengerucut ke Motif Asmara Sesama Jenis

Foto semasa hidup Budi Hartanto, korban mutilasi yang mayatnya dimasukkan ke dalam koper dan dibuang di Blitar
Foto semasa hidup Budi Hartanto, korban mutilasi yang mayatnya dimasukkan ke dalam koper dan dibuang di Blitar

jatimnow.com - Kasus pembunuhan dengan mutilasi terhadap Budi Hartanto (28), warga Mojoroto, Kota Kediri menyeret 14 saksi untuk diperiksa. Dari pemeriksaan saksi-saksi itu, motif pembunuhan terhadap penari itu mengerucut ke asmara sesama jenis.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, 14 saksi itu diperiksa secara maraton hingga hari ini, Jumat (5/4/2019) baik di Polda Jatim maupun di Polres Blitar Kota.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Sekarang kami kerucutkan kembali. Sebab dari 14 saksi yang sudah kami periksa, kami berkeyakinan bahwa motif perampokan dan motif ekonomi dari kasus ini tidak masuk. Kasus itu berkaitan dengan asmara," ungkap Barung di Mapolda Jatim, Jumat (5/4/2019).

Dari pengerucutan motif tersebut, Barung mengaku ada beberapa hal yang harus didalami oleh penyidik, terutama hubungan asmara korban dengan sesama jenis.

Baca juga: 

"Ada beberapa hal yang harus kita dalami dari penyidik berkaitan dengan orientasi seks yang berbeda. Dari yang lainnya juga," sebutnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Dari 14 saksi yang diperiksa, lanjut Barung, salah satunya merupakan seorang pria yang berprofesi sebagai aparatur sipil negeara (ASN) yang berasal dari Kabupaten Nganjuk.

ASN itu diperiksa setelah didapati fakta pernah 'dekat' dengan korban semasa hidup. Namun Barung belum membeberkan berapa lama ASN itu menjalin hubungan dengan korban.

"Yang dari Nganjuk itu adalah pegawai, salah satu pegawai dilingkungan Kabupaten Nganjuk. Ini teman dekatnya. Diterjemahkan dengan orientasi seks. Saksi bukan ditangkap tapi diamankan karena alibinya waktu itu yang kita uji," sambungnya.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Sebelumnya, Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar menyebut bahwa timnya mengamankan seorang pria berinisial IS untuk diperiksa. Sebab IS diduga menjadi pria yang terakhir kali berkomunikasi dengan korban melalui telepon.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.