Minggu, 21 Jun 2026 09:22 WIB

Demokrat Ponorogo Pastikan Tak Ada Sanksi Bagi Caleg Pemilih Jokowi

Baliho Caleg Partai Demokrat di Ponorogo yang juga memampang foto Jokowi-Ma'ruf Amin
Baliho Caleg Partai Demokrat di Ponorogo yang juga memampang foto Jokowi-Ma'ruf Amin

jatimnow.com - Keputusan Neni Eviliana, Caleg DPRD Kabupaten Ponorogo dari Partai Demokrat untuk memilih Calon Presiden (Capres)-Calon Wakil Presiden (Cawapres), Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin, akhirnya ditanggapi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Ponorogo, Edy Iswahyudi menyebut, apa yang menjadi keputusan itu adalah hal yang biasa saja.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Ya biasa saja. Dari kemarin dari partai sudah menghubungi yang bersangkutan dalam hal ini Neni Eviliana," ungkap Edy, Jumat (5/4/2019).

Menurutnya, secara etika memang tidak bagus. Apalagi Partai Demokrat masuk dalam koalisi partai capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi.

Baca juga:  

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

DPC, lanjut Edy, sudah menelepon Neni dan meminta yang bersangkutan untuk mencopot banner bergambar dirinya dan Jokowi-Ma'ruf Amin tersebut. Dan dari pengakuan Neni, banner itu sudah dicopot.

"Katanya sudah mau dilepas. Dia juga mengaku juga banner yang dipasang bukan dari pribadi tapi dari relawan," beber Edy saat ditemui di rumahnya di Desa Japan, Kecamatan Babadan, Ponorogo.

Terkait sanksi yang mungkin dikeluarkan Partai Demokrat untuk Neni, Edy mengaku tidak ada. Sanksinya hanya diwajibkan mencopot banner yang sudah terlanjur terpasang dan viral tersebut.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Tidak ada sanksi, hanya diminta agar melepas banner tersebut," tegas Edy.

Neni merupakan Caleg DPRD Kabupaten Ponorogo daerah pemilihan 3 (Sooko, Pulung, Pudak, Sawoo dan Ngebel). Neni mengaku siap disanksi dengan balihonya atau bannernya yang memampang foto Jokowi-Ma'ruf Amin. Dia mengaku mendukung secara pribadi terhadap calon presiden nomor 01 tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.