Kamis, 18 Jun 2026 14:58 WIB

Gairah Peternak Love Bird Pasuruan di Tengah Anjloknya Harga Pasaran

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 05 Apr 2019 09:25 WIB
Salah satu jenis love bird milik peternak di Pasuruan
Salah satu jenis love bird milik peternak di Pasuruan

jatimnow.com - Anjloknya harga burung jenis love bird di pasaran, sempat membuat sejumlah peternak di Pasuruan pusing tujuh keliling dan nyaris bangkrut. Namun, di tengah keterpurukan itu, para pecinta burung ini kembali bergairah.

Gairah untuk tetap mencintai burung love bird itu dipicu maraknya perlombaan love bird 'ngekek' dengan biaya pendaftaran lomba yang relatif murah dan terjangkau. Sebab pelan-pelan, perlombaan demi perlombaan itu, sedikit demi sedikit bisa mengerek harga burung tersebut.

Baca Juga: 39 Rumah di Pasuruan Rusak Parah Diterjang Puting Beliung

"Saat ini, untuk love bird jenis pastel hijau di tingkat peternak harganya sekitar Rp 50 ribu. Namun jika love bird 'ngekeknya' panjang dan berprestasi, harganya pun mahal," jelas Mukharom, pecinta love bird sekaligus salah satu juri lomba kicau di Pasuruan, Jum'at (5/4/2019).

Selama 5 tahun menjadi juri lomba kicau mania, pria yang akrab disapa Bang Mukharom ini menyatakan jika bisnis love bird 'ngekek' masih jauh dari kata meredup. Sebab, hanya burung love bird yang bisa dilombakan setiap hari.

Baca Juga: 3 Destinasi di Pasuruan Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

Banyaknya orang memiliki Love bird lebih dari satu, ternyata membuat para 'ngekek' mania ini rutin mengunjungi gantangan, untuk mencetak love bird berprestasi.

"Meskipun indukannya ngekek panjang, turunannya belum tentu. Maka ya harus sering nggantang burung, biar bisa berprestasi," ungkap warga Dusun Selorawan, Desa Cangkrimg Malang, Kecamatan Beji, Pasuruan ini.

Baca Juga: 19 Palang Pintu Kereta Api di Pasuruan Terpasang Akhir Tahun Ini

Selama menjadi juri di Pasuruan, harga burung love bird termahal yang dijumpainya bahkan mencapai Rp 350 juta dengan nama Cepot milik salah satu peternak di Kecamatan Pandaan.

"Kalau ngekeknya panjang dan berprestasi harganya pun pasti ugal-ugalan. Kalau tidak prestasi ya jadi labet sayur, dijual murah," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.