Kamis, 18 Jun 2026 02:04 WIB

Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Ponorogo-Pacitan yang Ambles

Petugas gabungan memeriksa jalan ambles di Ponorogo
Petugas gabungan memeriksa jalan ambles di Ponorogo

jatimnow.com - Retaknya jalur Ponorogo-Pacitan tepatnya di Dusun Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung,Kabupaten Ponorogo semakin parah. Retakannya sudah sepanjang 350 meter dengan jalan ambles tiap hari turun 1 centimeter.

Polisi melakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kecelakaan akibat jalan retak dan ambles ini.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Selain buka tutup, kita lakukan tindakan rekayasa lain," kata Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Bambang Prakoso, Kamis (4/4/2019).

AKP Bambang menjelaskan, rekayasa yang dimaksud yakni, kendaraan roda empat ke atas dilarang melintas.Jika dari Ponorogo, truk bisa melintasi bundaran tambakbayan ke barat ke Purwantoro keluar ke Arjosari.

"Sebaliknya dari Pacitan juga melintasi Arjosari melalui Purwantoro. Dan kembali ke tambakbayan Ponorogo," beber AKP Bambang.

Kepala Dinas Perhubungan(Dishub) Ponorogo, Djunaedi mengatakan, sudah ada kesepakatan terkait pengalihan arus kendaraan di kilometer 227 Jalan Raya Ponorogo-Pacitan di Wates, Slahung.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Hasil kajian tersebut sudah disampaikan Dishub setempat ke Pemprov Jatim. Sayangnya, tidak banyak alternatif ruas penghubung Ponorogo-Pacitan yang tersedia. Khususnya untuk kendaraan bertonase berat.

"Hasil koordinasi semua pemangku kepentingan, memang perlu adanya pengalihan arus," ujarnya.

Hasil koordinasi, lanjut ia, kendaraan yang bertonase antara sepuluh hingga 18 ton dilarang melintas. Arus dialihkan melalui Purwantoro, Wonogiri, menuju Bandar, Pacitan.

Baca Juga: Foto: Travoy Permudah Pengguna Jalan Tol

Djunaedi menyebut, hanya ruas tersebut yang mampu dilalui kendaraan bertonase berat.

"Di Ponorogo, tidak banyak ruas alternatif yang kapasitasnya mampu dilalui kendaraan berat," ujarnya.

Satu ruas alternatif lain yang tersedia yakni melalui Ngrayun. Namun, ruas tersebut juga tidak mampu mengakomodir kendaraan bertonase berat. Jalannya cukup sempit dan curam.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.