Sabtu, 20 Jun 2026 10:49 WIB

Caleg Demokrat Ponorogo Pilih Jokowi, Tim Prabowo: Tidak Masalah Besar

Baliho Caleg Partai Demokrat di Ponorogo yang juga memampang foto Jokowi-Ma'ruf Amin
Baliho Caleg Partai Demokrat di Ponorogo yang juga memampang foto Jokowi-Ma'ruf Amin

jatimnow.com - Ketua Badan Pemenangan Daerah Prabowo-Sandi untuk Kabupaten Ponorogo, Supriyanto meminta Partai Demokrat memberikan sanksi kepada salah satu Calon Legislatif (Caleg) Partai Demokrat di Ponorogo yang mendukung Calon Presiden (Capres)-Calon Wakil Presiden (Cawapres), Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin.

"Saya tidak ingin berkomentar banyak," kata Supriyanto di rumahnya di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan, Kamis (4/4/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Ia menginginkan caleg yang telah memasang banner bersama Jokowi-Ma'ruf diberikan sanksi. Namun kalaupun tidak, Supriyanto menganggap tidak masalah.

"Ya kalau bisa partai asalnya dalam hal ini Demokrat memberikan sanksi," tambah Supriyanto.

Baca juga:  Caleg Demokrat di Ponorogo ini Pilih Jokowi, Siap Terima Sanksi

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Menurutnya, dengan adanya banner tersebut, bukan masalah besar. Ia menganggap sebagai sebuah ujian atau krikil kecil dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April 2019.

"Ini kerikil kecil. Cobaan bagi kami yang ada di pasangan calon nomor urut 02, Prabowo dan Sandi. Tidak masalah besar," tegasnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Caleg Partai Demokrat itu adalah Neni Eviliana. Neni merupakan Caleg DPRD Kabupaten Ponorogo daerah pemilihan 3 (Sooko, Pulung, Pudak, Sawoo dan Ngebel).

Neni sebelumnya juga mengaku siap disanksi dengan balihonya yang juga memampang foto Jokowi-Ma'ruf Amin. Dia mengaku mendukung secara pribadi terhadap calon presiden nomor 01 yaitu Jokowi-Ma'ruf.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.