Selasa, 16 Jun 2026 16:31 WIB

Caleg Demokrat di Ponorogo ini Pilih Jokowi, Siap Terima Sanksi

Baliho Caleg Partai Demokrat di Ponorogo yang juga memampang foto Jokowi-Ma'ruf Amin
Baliho Caleg Partai Demokrat di Ponorogo yang juga memampang foto Jokowi-Ma'ruf Amin

jatimnow.com - Sebuah baliho salah satu Calon Legislatif (Caleg) Partai Demokrat terpampang di Pulung, Sawoo dan Ngebel, Ponorogo. Yang membedakan, pada baliho Caleg Partai Demokrat ini, terpampang foto Calon Presiden (Capres)-Calon Wakil Presiden (Cawapres), Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin.

Caleg Partai Demokrat itu adalah Neni Eviliana. Neni merupakan Caleg DPRD Kabupaten Ponorogo daerah pemilihan 3 (Sooko, Pulung, Pudak, Sawoo dan Ngebel).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Ya memang saya mendukung secara pribadi terhadap calon presiden nomor urut 01, dalam hal ini Pak Jokowi," kata Neni Eviliana kepada jatimnow.com, Kamis (4/4/2019).

Menurutnya, ketika memasang banner mendukung Jokowi akan menimbulkan masalah. Apalagi dirinya caleg dari Partai Demokrat yang arah dukungannya ke Prabowo-Sandi.

"Ya pasti akan menimbulkan masalah. Dan pasti saya akan kena sanksi. Tapi saya sangat siap," jelas ibu dua orang anak ini.

Namun, lanjut Neni, dukungannya terhadap Jokowi-Ma'ruf bukan tanpa perhitungan. Ia menganggap dengan mendukung Jokowi akan mendulang suara.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Jika mendapatkan sanksi, saya siap. Saya memasang banner Jokowi juga berjuang suara untuk partai. Untuk kemenangan Demokrat," tambahnya.

Dilanjutkan Neni, saat ini ia sudah dihubungi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Ponorogo. Ia juga sudah meminta maaf untuk mencegah kontroversi.

"Disuruh mencopot. Tapi niat saya baik kok sebenarnya. Saya dianggap membelot," terangnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Ia pun akan mencopot banner tersebut. Tapi walaupun dilepas, Neni secara pribadi tetap akan mendukung Jokowi-Ma'ruf sesuai dengan pilihan hatinya.

"Saya melihat sikon di lapangan, pas bagi kaos, Pak Jokowi. Kalau prabowo banyak ga mau," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.