Selasa, 23 Jun 2026 04:47 WIB

Satelit Nusantara Satu Sukses Mengorbit di Atas Papua

Satelit Nusantara Satu/kumparan
Satelit Nusantara Satu/kumparan

jatimnow.com - Satelit Nusantara Satu dari PT Pasifik Satelit Nusantara sudah mencapai orbit di atas Papua. Satelit ini dapat digunakan untuk melayani akses internet di desa-desa di Indonesia.

"Satelit Nusantara Satu telah mengemban tugasnya dengan baik hingga saat ini dan siap beroperasi agar dapat memberikan akses internet yang merata kepada seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen dan konsistensi PSN untuk terus mendorong penggunaan satelit agar mengurangi digital gap di seluruh wilayah di Indonesia,” kata Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso, dalam keterangan pers, Rabu (3/4/2019).

Baca Juga: APJII Jatim Desak Infrastruktur Internet Jadi Objek Vital Nasional

Satelit Nusantara Satu diluncurkan ke angkasa dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat pada 22 Februari lalu. Setelah melakukan in-orbit raising, Satelit Nusantara Satu mengorbit tepat di atas Papua garis 146 derajat Bujur Timur pada 7 Maret.

Sehari setelah orbit, tes di orbit atau In Orbit Test (IOT) untuk Payload atau Transponder dijalankan dari Cikarang, sementara Bus IOT dari Mission Control Center Palo Alto milik SSL.

Satelit saat ini dalam tahap tes di orbit tahap akhir dan menunjukkan kondisi normal. Pengendalian satelit sejak meluncur hingga tiba di orbit dilakukan oleh MCC Palo Alto milik SSL, di bawah pengawasan tim PSN dari Satellite Control Facility di Jatiluhur.

Baca Juga: Internet Makin Ngebut, Biznet Perluas Akses Digital Surabaya

Menurut rencana, setelah serangkaian tes pada satelit dan administrasi selesai, SSL menyerahkan satelit ke PSN pada 1 April lalu. Satelit Nusantara Satu memiliki kapasitas 26 transponder C-band dan 12 transponder Extended C-band serta 8 spot beam Ku-band dengan total kapasitas bandwidth mencapai 15 Gbps.

Cakupan C-band dan Extended C-band satelit tersebut meliputi wilayah Asia Tenggara, sementara untuk Ku-Band meliputi seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari 8 Spot Beam pada sistem HTS. Dengan menggunakan platform SSL-1300 140, Satelit Nusantara Satu sanggup mengorbit dan beroperasi selama lebih dari 15 tahun.

Satelit Nusantara Satu diharapkan dapat mengatasi tidak meratanya internet di Indonesia. Saat ini PSN sudah menghubungkan 3.000 desa, mereka menargetkan 10.000 desa hingga akhir 2019 ini. Dalam kurun waktu 2020-2021 mereka mengharapkan dapat menyambungkan 25.000 desa ke internet.

Baca Juga: Tanpa Internet! AMD Ryzen AI Kini Bisa Jalankan Fitur AI Langsung di Laptop

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.