Sabtu, 20 Jun 2026 01:41 WIB

Dato Sri Tahir: di Bawah Kendali Jokowi, Ekonomi Indonesia Menguat

Seminar ‘Prospek Ekonomi Indonesia Pasca Pemilu 2019’
Seminar ‘Prospek Ekonomi Indonesia Pasca Pemilu 2019’

jatimnow.com - Bos Mayapada Group, Dato Sri Prof Dr Tahir optimis ekonomi Indonesia semakin menguat pasca Pemilu 2019.

Pakar ekonomi ini menyebut jika Presiden Jokowi telah melakukan berbagai pemangkasan cost economy untuk pembangunan infrastruktur. Sehingga mengundang animo investasi asing menanamkan modal.

Baca Juga: Membaca Siklus, Menjaga Nalar Negara

Meskipun dalam lima tahun mendatang Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan politik, ekonomi, sosial dan keamanan baik di dalam maupun luar negeri. Namun di bawah kendali Jokowi, Sri Tahir optimis jika ekonomi Indonesia memiliki harapan besar.

"Begitu Jokowi mengambil alih office, ia telah mengerjakan beberapa hal. Seperti mengalihkan hal yang bersifat high cost ekonomi untuk pembangunan infrastruktur, ekonomi Indonesia akan lebih bagus," kata Tahir.

Saat itu Tahir yang menjadi pembicara dalam seminar akbar ‘Prospek Ekonomi Indonesia Pasca Pemilu 2019’ di Convention Hall Grand City Surabaya, Jumat (29/3).  Ia mengatakan pengalihan cost economy menjadi infrastruktur memberi dampak pembangunan ekonomi yang merata. Membuat semua logistik menjadi low cost, sehingga memperkuat daya saing ekspor barang.

"Hari ini harga bensin di Papua sama dengan harga bensin di Jawa. Presiden telah memenuhi sebuah syarat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," papar Sri Tahir Dato sembari mengutarakan optimisme perkembangan ekonomi pasca Pemilu nanti.

Baca Juga: SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

"Semua rakyat Indonesia memiliki hak yang sama untuk menikmati kekayaan ini," lanjutnya.

Abraham Sridjaja mengatakan jika ribuan pengusaha lintas generasi yang hadir di acara tersebut memperoleh manfaat yang luar biasa.

"Seperti kata Dato Sri Tahir, jika pemerintahan saat ini berlanjut, maka ekonomi akan terus menguat," kata Abraham Sridjaja, Senin (1/4/2019).

Baca Juga: BI Kediri Optimis Ekonomi Jawa Timur Lebih Baik di Tahun 2026

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.