Senin, 15 Jun 2026 03:38 WIB

Tim Jokowi 'Gerebek' Ribuan Warung Kopi di Jatim

Salah satu warung kopi yang dibranding dengan banner 'Warung Kopi Jokowi'
Salah satu warung kopi yang dibranding dengan banner 'Warung Kopi Jokowi'

jatimnow.com - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan Calon Presiden (Capres)-Calon Wakil Presiden (Cawapres) Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin terus bergerilya secara intensif untuk menambah dukungan suara pada Pemilihan Presiden (Pilres) 17 April 2019.

Salah satu strategi yang dijalankan adalah mendatangi sekitar 2000 warung kopi (warkop) yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur seperti di Surabaya, Gresik, Lamongan, Tuban, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep. Ribuan warkop itu dibranding menjadi 'Warung Kopi Jokowi'.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengatakan, sesuai tradisi jawa timuran, cangkrukan di warung kopi menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

"Di warung kopi, semua perbincangan ada, mulai dari pilpres sampai Christiano Ronaldo. Mulai yang memang penggemar kopi hingga yang mampir karena berteduh menghindari hujan. Semua kumpul di sana. Sehingga kita pun penetrasi ke warkop-warkop," kata Machfud Arifin, Kamis (28/3/2019).

Mantan Kapolda Jatim ini menambahkan, dengan masuk ke lingkungan warkop, diharapkan perbincangan tentang hasil kerja nyata dan prestasi Jokowi akan semakin merasuk hingga ke akar rumput.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Kekuatan word of mouth atau dari mulut ke mulut ini penting dan sangat efektif. Maka kami menghadirkan sosok Pak Jokowi hingga ke warkop-warkop, sehingga ada perbincangan yang terus bergulir di masyarakat. Memperkuat posisi Pak Jokowi yang sudah menjadi top of mind di masyarakat," tuturnya.

Selain membranding 'Warung Kopi Jokowi', TKD Jatim juga menyebar alat peraga kampanye (APK) di warung-warung kopi, di antaranya brosur, kalender, kaus dan cangkir yang digunakan sebagai tempat minum.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Pembagian APK dinilai sebagai strategi menjaga dan merebut suara hingga pendidikan politik bagi warga.

"Dengan brosur yang ada di sana, diskusi politik bisa dimulai. Jadi ini juga bagian dari edukasi politik, karena Pak Jokowi selalu menginginkan model kampanye yang mendidik dan tidak provokatif," jelasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.