Sabtu, 20 Jun 2026 21:20 WIB

Safari Subuh, Polisi Ajak Masyarakat Trenggalek Tangkal Hoaks

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo  salam Safari Subuh
Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo salam Safari Subuh

jatimnow.com - Jelang pelaksanaan Pemilu 2019, Polres Trenggalek menggelar Safari Subuh dengan mendatangi masjid dan musala secara bergiliran. Dalam Safari Subuh tersebut, masyarakat diminta tidak mudah percaya informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan Safari Subuh tersebut untuk menjaga situasi tetap kondusif jelang pelaksanaan pemilu 17 April mendatang.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Kegiatannya pada intinya adalah memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang berbagai macam persoalan, mulai dari radikalisme, hoaks, kriminalitas, anti narkoba maupun peristiwa-peristiwa yang sekarang sedang marak," kata , Rabu (27/3/2019).

Masyarakat diharapkan waspada dengan berbagai ancaman kriminalitas, serta tidak mudah terprovokasi dengan berbagai isu maupun kabar bohong yang banyak bertebaran melalui media sosial maupun aplikasi pengirim pesan.

Menurut perwira dengan dua melati di pundak ini, cara tersebut dinilai cukup efektif karena masyarakat bisa berkomunikasi langsung termasuk menyampaikan berbagai persoalan yang ada di lingkungan masing-masing.

"Kami ikut menyampaikan pesan-pesan itu setelah kegiatan Salat Subuh, ini sekaligus cara kami untuk mendekatkan langsung dengan masyarakat," imbuhnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Program Safari Subuh ini akan terus dilakukan, terlebih mendekati pelaksanaan pencoblosan. Pihaknya berharap, meskipun dalam pesta demokrasi banyak yang memiliki perbedaan pendapat dan pilihan, namun kondusifitas wilayahnya tetap terjaga.

"Salah satu hal penting yang kami sampaikan adalah tentang penggunaan media sosial, karena itu menyangkut Undang-undang ITE , karena penggunaan medis sosial yang salah bisa berakibat fatal," pungkasnya.

 

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.