Minggu, 14 Jun 2026 10:20 WIB

Mengenang 18 Tahun Legenda Persebaya, Ini Kata Bejo Sugiantoro

Mantan pemain Persebaya Bejo sugiantoro
Mantan pemain Persebaya Bejo sugiantoro

jatimnow.com - 18 tahun setelah kematian legenda Persebaya yang biasa dijuluki si 'tendangan geledek' Eri Irianto, ternyata tak pernah dilupakan, baik oleh masyarakat Surabaya maupun rekan sejawatnya.

Masih terngiang di ingatan Bejo Sugiantoro sosok Eri Irianto, mulai dari cara bermain, hingga cara bergaul di luar lapangan.

Baca Juga: Match For Goodness, Cara Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bantu UMKM Lokal

Bejo mengatakan, Sosok Eri adalah orang yang sangat toleransi kepada teman-temannya. Banyak hal yang tidak bisa dilupakan oleh Bejo.

"Hal yang paling tidak bisa dilupakan jailnya sama teman-temannya dan baiknya juga," kata Bejo saat ditemui di Mess Persebaya, Rabu (4/4/2018).

Bejo yang kala merumput berposisi sebagai stopper tersebut mengakui tendangan keras dari Eri Irianto. menurut Bejo, Tendangan Eri mampu melampaui setengah lapangan.

"Memang terkenal dengan tendangannya yang kencang sekali, tendangannya bisa setengah lapangan. Kalo masalah kecepatannya kurang paham, tapi keras tendangannya saat bermain," ujar Bejo.

Saking kerasnya tendangan Eri, Bejo menceritakan, pada satu momen, Eri memberitahukan kepada kiper arah tendangan bolanya, namun karena terlampau keras, bola tetap saja tak bisa ditangkap.

Baca Juga: Arema FC Punya Modal Besar Jelang Hadapi Persib Bandung dan Persebaya Surabaya

"Pernah pada suatu pertandingan Eri menendang bola ia dengan sengaja memberitahukan kepada kiper lawan,arah bola tersebut, tapi tetap saja gol," tambah Bejo.

Saat disinggung soal nama putranya yang berhubungan dengan Eri Irianto, Bejo tak menampik. Menurut Bejo, dirinya dan Eri adalah sahabat baik.

Seperti diketahui, nama putra Bejo adalah Rahmat Erianto yang saat ini juga tercatat sebagai pemain Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Laga Arema FC Vs Persebaya Digelar di Kanjuruhan, Panpel: Jadi “Penyembuh” Luka

"Iya menurut orang-orang dikaitkan seperti itu, ya itu gapapa, itu kan baik juga karena saya sahabatan sama beliau," ujar Bejo Sugiantoro

Bejo Sugiantoro sendiri satu tim di Persebaya saat liga 3 selama 3 tahun. Dari 1997 sampai 2000, sampai pada wafat sang 'tendangan geledek' Eri Irianto.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.