Senin, 15 Jun 2026 13:40 WIB

Kasus TPPU Mantan Bupati Mojokerto, KPK Periksa 9 Saksi

Saksi usai menjalani pemeriksaan oleh KPK
Saksi usai menjalani pemeriksaan oleh KPK

jatimnow.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa beberapa orang terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Bupati Mojokerto non aktif Mustofa Kamal Pasa (MKP).

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan pihak KPK meminta menggunakan tempat untuk pemeriksaan terkait kasus MKP.

Baca Juga: Giliran Pj Sekda Tulungagung yang Diperiksa KPK di Surabaya

"Masih kasus yang ditangani sebelumnya yang dijalani oleh MKP," kata AKBP Sigit, Selasa (19/3/2019).

Saat ditanyakan berapa orang yang diperiksa oleh KPK, Kapolres Mojokerto Kota mengaku tidak tahu.

"Tidak sampai sedetail itu, untuk jumlahnya kita tidak tahu. Tidak ada informasi kasus lain selain kasus yang ditangani KPK yakni kasus TPPU dari MKP," ujarnya.

Baca juga: Periksa Saksi Kasus Mantan Bupati Mojokerto, KPK Pinjam Ruang Polisi

Informasi yang diterima oleh jatimnow.com, ada 9 rekanan Pemkab Mojokerto. Mereka dari unsur ULP dan Dinas PUPR yang diperiksa oleh KPK di aula Wira Pratama Polres Mojokerto Kota.

Baca Juga: KPK Lakukan Penyelidikan Tertutup di Jawa Timur, Bupati Tulungagung Ditangkap

Salah satu orang yang diperiksa yaitu Kasi Perumahan di Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKPP) Kabupaten Mojokerto, Adi Mahendarto.

"Soal TPPU semua sama," kata Adi saat keluar dari ruang pemeriksaan di Polres Mojokerto Kota.

Di waktu berbeda, Tutik seorang anggota Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Mojokerto mengatakan, dirinya diperiksa sejak pukul 13.30 Wib.

"Ditanya soal TPPU, jumlah pertanyaan saya lupa," pungkasnya sambil menutupi wajahnya dan berjalan cepat untuk menghindari wartawan.

Baca Juga: Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Ponorogo, Ini Pernyataan Resmi Lisdyarita

Penyidik KPK keluar dari ruang pemeriksaan dengan membawa dua koper berwarna merah dan satu koper warna biru serta dua kardus bekas air mineral.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.