Minggu, 07 Jun 2026 19:43 WIB

Komplotan Pencuri Hewan di Blitar Babak Belur Diamuk Massa

  • Penulis :
  • | Minggu, 14 Jan 2018 21:15 WIB

Blitar:: jatimnow – Komplotan pencuri hewan ternak babak belur dihajar massa setelah aksinya kepergok pemilik hewan. Komplotan yang terdiri dari tiga orang itu adalah Joko (30), Budi (35) dan Hadi (40) warga Nglegok dan Srengat Kabupaten Blitar.

Kasatreskrim Polresta Blitar, AKP Heri Sugiono, mengatakan pelaku dihajar massa setelah kepergok memasukkan kambing ke sebuah mobil. Warga pun menghajarnya hingga akhirnya satu orang harus dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo karena luka parah.

Baca Juga: Remaja di Ponorogo Diduga Curi Kambing untuk Beli Rokok, Lho Le!

“Sedangkan dua pelaku lainnya kami bawa ke Mapolres, karena hanya luka ringan,” kata Heri kepada wartawan, Minggu (14/1/2018).

Aksi pencurian ini terjadi di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Blitar, sekitar pukul 03.00 WIB, Minggu (14/1/2018). Saat komplotan ini beraksi, si pemilik kambing, Sucipto (63) melihat kambingnya dimasukkan ke sebuah mobil oleh tiga orang.

Melihat kejadian itu, dia pun memberitahu warga dan langsung mengejarnya hingga berhasil ditangkap. Kala itu, warga pun tidak bisa menahan emosi, tiga pelaku langsung diamuk hingga babak belur. Untungnya, pihak kepolisian segera datang ke lokasi dan langsung mengamankan pelaku.

Baca Juga: Aksi Bocah di Ponorogo Curi Anak Kambing Terekam CCTV, Kini Ditangkap Polisi

Menurut Heri, satu diantara tiga komplotan itu memang residivis dan masuk dalam pantauan pihak kepolisian. Sang residivis itu berasal dari Srengat.

“Nah, yang Joko ini belum bisa dimintai keterangan, karena kondisinya sangat parah. Dia harus dirawat intensif di RSUD Mardi Waluyo," pungkasnya.

Baca Juga: Sembunyikan Sapi Curian, Dua Pria di Bangkalan Ditangkap Polisi

 

(Redaksi)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.