Sabtu, 20 Jun 2026 11:05 WIB

Tim Jokowi: Biaya Saksi di Jawa Timur Sekitar Rp 56 Miliar

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 19 Mar 2019 00:59 WIB
Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin
Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin

jatimnow.com - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk Jokowi-KH Ma'ruf Amin memperkirakan anggaran pembiayaan saksi di tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Jawa Timur mencapai sekitar Rp 56 miliar lebih.

Malam ini, tim Jokowi terdiri dari Tim Kampanye Nasional (TKN) dan Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur menggelar Gala Dinner sekaligus penggalangan dana dari tokoh masyarakat, pengusaha dan pimpinan partai politik.

Baca Juga: TKD Tak Rekom Emil Dampingi Khofifah di Pilgub Jatim 2024, Tapi...

Termasuk lelang barang milik Jokowi seperti motor custom, helm hingga jaket. Namun, lelang batal karena Calon Presiden nomor urut 01 Jokowi tidak hadir karena kecapaian setelah menghadiri kegiatan di Sumatera Utara.

Baca juga: 

"Kegiatan ini diselenggarakan oleh TKN bersama TKD dalam rangka kebersamaan Jawa Timur untuk bisa berjuang mengantar Pak Jokowi untuk bisa lebih optimal, baik dari segi perolehan suaranya maupun pembiayaan kegiatan yaitu berupa gotong royong, bahu-membahu baik untuk kepentingan kampanye maupun untuk kepentingan saksi nantinya," ujar Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin kepada wartawan di lokasi acara di Ballroom Hotel Shangri-La Surabaya, Senin (18/3/2019).

Mantan Kapolda Jatim ini menerangkan, di Jawa Timur ada lebih dari 135 ribu TPS (tempat pemungutan suara). Untuk mengawal pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, masing-masing TPS ada 2 saksi.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Menang 1 Putaran, Khofifah: Cukup Doakan Saja

"Pembiayaan itu cukup banyak hampir Rp 56 miliar. Belum lagi untuk kegiatan kampanye yang tinggal sedikit lagi. Ini butuh keterbukaan daripada Tim Pak Jokowi mengarahkan partisipasi dari Jawa Timur. Nanti mungkin bergilir ke Semarang dan tempat-tempat lain juga dilakukan," tuturnya.

Machfud mengatakan, Jokowi tidak bisa hadir di acara gala dinner di Surabaya, karena kondisinya kecapaian setelah menghadiri kegiatan di Sumatera Utara.

"Tadi karena Pak Jokowi tidak hadir karena kecapaian setelah menghadiri kegiatan di Sumatera Utara, maka terpaksa kegiatan itu (lelang) tidak dilaksanakan. Karena yang menarik acara ini adalah kehadiran Pak Jokowi," jelasnya.

Baca Juga: Rekapitulasi Pilpres 2024 Rampung, Khofifah Ajak Warga Jatim Lakukan Ini

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.