Senin, 15 Jun 2026 12:24 WIB

Dokter Umum di RS dr Soedomo Trenggalek Mendadak Diganti, Mengapa?

RSUD dr Soedomo Trenggalek (foto: Istimewa)
RSUD dr Soedomo Trenggalek (foto: Istimewa)

jatimnow.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soedomo Trenggalek mendadak mengganti seorang dokter poli umum.  Rumah sakit mendapat informasi pelayanan yang dilakukan dokter tersebut dikeluhkan pasien.

Humas RSUD Dr Soedomo Trenggalek, Djiono menyebut, setelah mendapat informasi tersebut, rumah sakit langsung melakukan pemanggilan terhadap dokter poli umum yang dimaksud untuk dilakukan klarifikasi dan pembinaan.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Selain itu, petinggi rumah sakit juga sudah mengganti dokter poli umum tersebut dengan tenaga dokter yang baru yang lebih humanis saat melayani pasien.

"Kita juga akan menjalin kerjasama dalam hal pengelolaan pelayanan penyandang disabilitas dengan beberapa pihak," jelasnya, Senin (18/03/2019).

Dari hasil klarifikasi, lanjut Djiono, kesalahpahaman itu disebabkan belum tersedianya form surat keterangan disabilitas, seperti yang dikeluhkan oleh Tarya, keluarga seorang pasien penyandang disabilitas.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Keluhan itu diunggah akun facebook Tarya Bundane Naeema dan menjadi viral. Dalam unggahannya tersebut Tarya mengaku diusir oleh seorang dokter di Poli Umum karena memberikan masukan terkait pengertian Celebral Palsy (CP).

"Kita menyampaikan terima kasih atas kritikan yang diunggah oleh bu Tarya dan ini menjadi masukan bagi kami," ujarnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Djiono juga menjelaskan, terkait form surat keterangan disabilitas, rumah sakit saat ini sudah menyiapkannya. Ke depannya, form tersebut sudah siap sehingga memudahkan para penyandang disabilitas untuk mengurusnya.

"Yang jelas peristiwa ini menjadi salah satu masukan dan kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas adanya ketidaknyamanan dalam pelayanan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.