Minggu, 14 Jun 2026 18:45 WIB

Rommy Ditangkap KPK, Hasto: Sahabat yang Tidak Boleh Ditinggalkan

 Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

 

jatimnow.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin yang juga Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku sedih atas tertangkapnya Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Rommy oleh KPK.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Kita tidak menutup mata, Pak Rommy adalah bagian dari Koalisi Indonesia Kerja. Kami sangat prihatin dan sangat sedih, serta kaget dengan kejadian tersebut," kata Hasto kepada wartawan di sela menghadiri Rapat Koordinasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dalam rangka Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019 di kantor DPD, Jalan Kendangsari Industri, Surabaya, Sabtu (16/3/2019).

PPP adalah salah satu partai pengusung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Menurut Hasto, proses hukum tetap berjalan dan dan tidak bisa diintervensi.

"Kita tidak bisa intervensi hukum dan menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK," tuturnya.

Kasus tersebut juga dinilai sebagai upaya, agar ini menjadi pelajaran yang terbaik bagi seluruh, tidak hanya Koalisi Indonesia Kerja, tapi seluruh penyelenggara negara .

"Ini juga membuktikan bahwa apapun yang berada di luar pemerintahan maupun yang berada di dalam pemerintahan, yang namanya pedang keadilan korupsi itu tidak mengenal siapa yang di dalam dan siapa yang di luar," jelasnya.

Hasto juga enggan mengomentari pengakuan Rommy yang mengaku dijebak saat penangkapan.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Saya sendiri juga belum mendengarkan. Kita tunggu keterangan resmi dari KPK," ujarnya.

Ia menambahkan, PDIP tidak akan meninggalkan PPP demi kemenangan paslon Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Apapun musibah yang menimpa PPP, diharapkan tidak mengurangi energi koalisi di Pilpres 2019.

Selain itu, PDIP tetap menganggap Ketum PPP itu sahabat yang tidak boleh ditinggalkan. Meskipun, korupsi harus dilawan.

"Beliau adalah tetap sahabat yang tidak boleh ditinggalkan demi kemenangan Jokowi," katanya.

Baca Juga: Giliran Pj Sekda Tulungagung yang Diperiksa KPK di Surabaya

Namun, kejadian penangkapan Ketum PPP ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi semuanya.

"Ini menjadi pil pahit bagi kita. Dan bisa menjadi pelajaran bagi kita semua," jelasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.