Senin, 15 Jun 2026 14:39 WIB

Perjuangan Warga RT 02 Minta Kompensasi Proyek Trans Icon di Surabaya

Proyek Trans Icon
Proyek Trans Icon

jatimnow.com - Proyek pembangunan Apartment Trans Icon di Jalan Ahmad Yani, Surabaya disoal warga. Padahal sudah 8 bulan, proyek di bekas tempat perbelanjaan dan pabrik minyak berjalan.

Mendadak warga RT 02, Kelurahan Gayungan, unjuk rasa karena terganggu dampak proyek dan mengaku tidak pernah mendapatkan kompensasi.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Adalah Didik Wasito Utomo (45), yang diminta menjadi Ketua Tim Warga RT 02.

"Selama ini kami mengetahui adanya proyek Trans Icon di sini. Dampak lingkungan yang kita rasakan," kata Didik, Sabtu (16/3/2019).

Kurun waktu 8 bulan, kata Didik, warga telah berupaya mencari tahu soal perizinan proyek yang dinilai telah menciptakan polusi suara dan udara tersebut.

"Di perjalanan itu kita juga menanyakan sejauh apa proyek itu berlangsung, tanpa ada silaturahmi (kontraktor/Trans Icon) ke kami yang notabenenya dekat," katanya.

"Warga kan selalu lewat, melewati bangunan apakah tidak ada perlindungan berupa asuransi apabila ada kecelakaan di lingkungan kami, belum ada musyawarah dengan kami," ujarnya.

Namun ia mengakui jika selama ini mencoba koordinasi dengan seseorang yang bersedia menjembatani bernama Mujib, namun tidak ada membuahkan hasil.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Ia menambahkan saat itu sudah ada kesepakatan dengan ketentuan pertemuan terakhir jika setiap warga akan mendapatkan kompensasi berupa asuransi sebanyak Rp 20 Juta.

Bahkan, ada juga sebanyak 6 KTP yang telah dicoret lantaran tidak memenuhi persyaratan. Saat itu, datang seseorang dari bagian verifikasi bernama Tri Suyitno.

"Kita juga sepakat dengan Pak Tri, ada sudah 6 KTP yang sudah dicoret saat itu. November ketemu lagi pertemuan terakhir dengan penyampaian nominal Rp 20 Juta setelah itu nggak ada tanggapan lagi," tegasnya.

Karena tidak ada perkembangan dan surat kedua sudah dilayangkan juga tidak ada jawaban, maka warga melakukan unjuk rasa untuk bisa mendapatkan perhatian dari pihak proyek.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Setiap minggu saya komunikasi update perkembangannya. Kemudian kita rapat mengajukan surat kedua. Surat kedua kita layangkan di Februari sampai saat ini belum ada tanggapan. Komunikasi sama Pak Mujib juga nggak bisa," ungkap Didik.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.