Minggu, 21 Jun 2026 13:27 WIB

Baru Ditempati 10 Hari, Ruang Kerja Kakanwil Kemenag Jatim Disegel KPK

Penampakan ruang kerja Haris Hasanudin, Kakanwil Kemenag Jatim yang disegel KPK
Penampakan ruang kerja Haris Hasanudin, Kakanwil Kemenag Jatim yang disegel KPK

jatimnow.com - Ruang kerja Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur, Haris Hasanudin, di Jalan Juanda Sidoarjo, disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari pantauan, tampak pita berwarna merah hitam berlogo KPK dipasang melintang di pintu kaca ruang kerja Haris yang terletak di lantai dua kantor bercat hijau tersebut.

Baca Juga: CPNS UIN KHAS Jember Dilantik, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas

Kasubag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Jatim, Markus mengatakan, segel itu dipasang tiga orang Penyidik KPK sekitar pukul 15.00 Wib, Jumat (15/3) kemarin.

"Kemarin sore, ada tiga orang yang datang. Nggak pakai rompi, tapi id card mereka saya lihat dari KPK," ungkap Markus, Sabtu (16/3).

Para Penyidik KPK itu, lanjut Markus, langsung melihat beberapa ruangan. Dan saat sampai di lantai dua, mereka langsung masuk ke ruang kepala dan tak lama kemudian mereka menyegelnya.

"Tidak ada penggeledahan, sempat masuk, kunci dibawa. Nggak lama, sebentar hanya setengah jam," tambah Markus.

Haris tercatat baru menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Jatim 10 hari. Setelah ditangkap, Haris ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK bersama Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy atau Rommy dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi atas dugaan suap pengisian jabatan di Kemenag.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Atas kasus yang membelit Haris, Markus dan seluruh pegawai Kemenag Jatim mengaku prihatin. Namun Markus memastikan pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan.

"Kami merasa prihatin terhadap kejadian ini. Kami organisasi vertikal, sehingga kami menunggu kebijakan Kemenag pusat," tegasnya.

Sementara itu, pantauan di Rumah Dinas Haris di Jalan Ketintang Madya, Surabaya, terlihat sepi. Pagar, pintu dan jendela terkunci rapat.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Sutikno, salah seorang petugas keamanan yang berjaga di komplek perumahan tersebut mengatakan bahwa rumah dinas itu sudah sejak lama tidak ditempati.

"Sekitar dua bulanan kosong mas, nggak ada yang nempati," terang Sutikno.

Namun, informasi yang diterimanya, Kakanwil baru (Haris), rencananya akan mulai menempati rumah itu pekan depan. Sehingga sejumlah tukang tanaman tampak melakukan persiapan sebelumnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.