Senin, 15 Jun 2026 19:40 WIB

Penyelamatan Korban Banjir

Aiptu Sujadi akan Terima Penghargaan dari Gubernur Khofifah

Aksi Aiptu Sujadi saat menolong keluarga korban banjir di tepi Tol Ngawi-Kertosono
Aksi Aiptu Sujadi saat menolong keluarga korban banjir di tepi Tol Ngawi-Kertosono

jatimnow.com - Aksi dramatis Aiptu Sujadi, Anggota Satlantas Polres Kediri menyelamatkan keluarga korban banjir di tepi Tol Ngawi-Kertosono juga mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Jika sebelumnya Aiptu Sujadi telah menerima penghargaan dari Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal Saiful Faton dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan. Maka Jumat (15/3/2019), Aiptu Sujadi dijadwalkan akan menerima penghargaan dari Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, pukul 10.00 Wib.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Silahturahmi dengan Ibu Gubernur dan Ibu Gubernur mau memberikan penghargaan," kata Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov Jatim, Aries Agung Paewai kepada jatimnow.com.

Baca juga: 

Diketahui, Kamis (7/3/2019) lalu pada Aiptu Sujadi, istrinya dan anaknya tengah menempuh perjalanan dari Yogyakarta menuju ke Pare, Kediri dengan melintas di Jalan Tol Ngawi-Kertosono.

Saat itu, Aiptu Sujadi bersama keluarganya melihat satu keluarga terjebak banjir dan hendak menuju tepi jalan tol. Tanpa pikir panjang, Aiptu Sujadi langsung turun dari mobil dan menyelamatkan 4 orang satu keluarga satu per satu ke tepi tol.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Aksi dramatis Aiptu Sujadi sempat terekam ponsel istrinya yang kemudian viral di media sosial. Aksi itu dilakukan Aiptu Sujadi sekeluarga dan satu keluarga lainnya yang saat itu juga ikut membantu.

Keluarga korban banjir yang diselamatkan Aiptu Sujadi itu terdiri dari empat orang. Mereka adalah Arina Fitroh (35) dan dua anaknya yaitu Sifa Nurkaromah (5) dan Khamim Nurmahmudin (3). Ketiganya saat itu bersama kakak kandung Fitroh bernama Arif Rosidi (47).

Keluarga korban banjir tersebut berasal dari Dusun Sumberejo, Desa Kersikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi yang hendak mengungsi ke Dusun Klumpit, kabuten setempat karena air merendam kampungnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Saat menerima penghargaan dari Kapolres Kediri maupun Kapolda Jatim, dia mengaku bahwa apa yang dilakukannya itu merupakan panggilan hatinya sebagai masyarakat yang berprofesi sebagai polisi untuk menolong warganya. Apabila korban yang terbawa arus saat di Tol Ngawi itu tidak di tolong tidak akan tahu nasibnya seperti apa.

"Jadi pertama itu saya sendiri pribadi sebagai anggota polisi terpanggil hati saya untuk menolong. Apabila sampai terlambat, keluarga korban tenggelam dan bisa meninggal," tutur beberapa waktu lalu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.