Sabtu, 20 Jun 2026 21:19 WIB

MUI Pusat Didatangkan Identifikasi Ajaran di 'Kampung Kiamat' Ponorogo

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni

jatimnow.com - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni menggandeng semua pihak untuk menangani warganya yang disebut eksodus ke Malang karena diduga terdoktrin kiamat.

Bupati Ipong melakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat untuk melakukan penelusuran bersama-sama di lapangan.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Saya sudah melakukan koordinasi, semoga persoalan ini menjadi terang," kata Bupati Ipong, Jumat (15/3/2019).

Koordinasi itu, lanjut Bupati Ipong, bertujuan untuk identifikasi agar diketahui ajaran apakah yang dianut warga Ponorogo yang eksodus ke Malang itu sesat atau tidak. Sehingga langkah-langkah lanjutan segera bisa ditempuh Pemkab Ponorogo.

Baca juga: 

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kalau misalnya ajaran tersebut terbukti sesat, kita tinggal menarik warga kami kembali ke asal," tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga sudah meminta agar Kemenag Jatim maupun Ponorogo melakukan penulusuran dan penggalian data dan fakta di 'kampung kiamat' di Ponorogo.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Sebab, dalam satu bulan terakhir, sebanyak 16 kepala keluarga (KK) atau 52 orang asal dari Dusun Gulun dan Dusun Krajan, Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo disebut eksodus ke Kecamatan Kasembon, Malang.

Angka warga Ponorogo yang disebut eksodus ke Malang bertambah menjadi 60 warga setelah 8 warga Desa Semanding, Kecamatan Kauman dan Desa Tatung, Kecamatan Balong, Ponorogo juga disebut eksodus ke Malang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.