Senin, 15 Jun 2026 13:13 WIB

Rumah Warga di Ponorogo Kompak Dijual, Doktrin Kiamat?

Viral di fb jual rumah karena kiamat sudah dekat
Viral di fb jual rumah karena kiamat sudah dekat

jatimnow.com – Warga Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo mendadak mencuri perhatian warganet. Pasalnya 16 keluarga dikabarkan menjual tanah, rumah dan hartanya untuk menuntut ilmu ke Malang. Mereka terkena doktrin hingga menjual rumah karena akan ada kiamat.

Postingan tersebut pertama viral di grup Info Cegatan Warga Ponorogo (ICWP). Postingan pertama diupload oleh akun bernama 'Rizki Ahmad Ridho'

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

'Seng omahe watu bonang enek ora jarene lemah podo di dol gek pindah neng malang kae kronologine pie. Seng 2 kerungu-kerungu jarene kenek doktrin seng kiamat disek dewe daerah kono gek jarene neh kui gae jaket MUSA AS. Kui aliran opo lurrr. Samarku mbat brawek neg daera-daerah lio’

(Yang rumahnya Desa Watubonang ada atau tidak? Katanya tanah di Watubonang dijual, lalu pindah ke Malang. Bagaimana kronologinya? Yang 2 katanya dapat doktrin jika yang kiamat paling dulu daerah Watubonang. Dan katanya lagi memakai jaket MUSA AS. Sebenarnya aliran apa itu? Khawatir merambat ke daerah lainnya).

Postingan tersebut diupload Senin (11/3/2019), dan sampai saat ini sudah dilike oleh 951 netizen, dikomentari 1.342 netizen dan dibagikan dua kali.

Salah satu netizen, Muhtar Tatung berkomentar

‘Gonku enek mas, mobile motore sapine didol jare 4 tahun engkas arep kiamat. Wong tuane sak anak bojone diajak neng malang. Jare arep ibadah tok’

(Tempat saya ada. Mobil, motor, sapi dijual. Katanya 4 tahun lagi mau kiamat. Orang tua, anak dan pasangannya diajak ke Malang. Katanya mau ibadah saja)

Akun lain Dani Putra Hato menulis

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

‘Omahku yo enek ki pisan. Melu gendeng minggat neng malang’

(Rumah daerahku juga ada. Ikut gila pergi ke Malang)

Sementara, jatimnow.com mencoba menyelusuri kebenaran postingan tersebut ke Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo.

Perangkat Desa Watubonang, Sogi membenarkan postingan tersebut.

"Memang benar kalau dijual secara bersamaan," katanya kepada jatimnow.com, Rabu (13/3/2019).

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Ia mengatakan kejadian tersebut sudah sebulan lalu. Tercatat ada 16 keluarga yang keluar dari Desa Watubonang.

"Ya keluar begitu saja. Tanpa pamit tanpa apapun. Ya ada yang jual rumahnya juga," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.