Rabu, 17 Jun 2026 07:31 WIB

Puisi Sukmawati Singgung Umat Islam, PWNU Jatim: Tak Perlu Tabayyun

  • Penulis :
  • | Selasa, 03 Apr 2018 15:01 WIB
Pengurus PWNU memberikan pernyataan sikap.
Pengurus PWNU memberikan pernyataan sikap.

Baca Juga: Lenyapkan Steriliteit!

 
 
jatimnow.com - Dikalangan Nahdlatul Ulama (NU), dikenal dengan istilah tabayyun untuk menyelesaikan permasalahan. Namun, khusus polemik akibat puisi yang menyinggung idiom agama Islam yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri, tidak perlu tabayyun.
 
PWNU Jatim tidak perlu memanggil Sukmawati untuk menyelesaikan polemik tersebut.
 
"Kalau tabayyun itu kan sesuatu yang belum jelas. Ini video dan jelas itu nggak ada dubbing dan itu sudah ramai di beberapa tempat. Sehingga biar polisi yang tabayyun, yang mengusut," kata Ketua PWNU Jatim KH Mutawakil Allallah kepada wartawan di kantor PWNU, Jalan Masjid Al Akbar, Surabaya, Selasa (3/4/2018).
 
Yang jelas kenapa PWNU mengambil langkah terlebih dahulu, agar tidak muncul provokator dan memanfaatkan polemik ini untuk memecah belah kerukunan dan kedamaian umat Indonesia.  "Tapi kami memang ingin mencari kebenaran," jelasnya.
 
Puisi Sukmawati berjudul 'Ibu Indonesia' yang dibacakan pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, menuai polemik.
 
Berikut puisi Sukmawati yang menjadi kontroversi masyarakat.
 
Ibu Indonesia
 
Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut
 
Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia
 
Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi
 
Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya. 
 
PWNU Jatim selain menyayangkan puisi yang dibacakan Sukmawati karena menyebut idiom-idiom agama Islam seperti syariat Islam, Azan, Cadar dan membandingkan dengan budaya Jawa.
 
PWNU Jatim pun memerintahkan badan otonomnya, Ansor, untuk melaporkan puisi yang dibacakan Sukmawati tersebut ke Polda Jatim.
 
"Kami sudah memerintahkan badan otonom, Ansor, untuk melaporkan ke Polda Jawa Timur," tuturnya.
 
Ia juga mengimbau kepada umat Islam, khususnya warga nahdliyin (NU) untuk tidak mudah terpancing dan terprovokasi.
 
"Apalagi tahun ini adalah tahun politik, tahun demokrasi, jangan sampai ini justru digunakan alat untuk black campaign," tuturnya.
 
Reporter: Jajeli Rois
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.