Minggu, 14 Jun 2026 09:01 WIB

Banjir di Magetan Surut, 80 Pengungsi Kembali ke Rumah

Warga Magetan kembali dari pengungsian
Warga Magetan kembali dari pengungsian

jatimnow.com - Bencana banjir yang menerjang dua desa di Kabupaten Magetan sudah surut. Bahkan air yang semula merendam Desa Ngelang dan Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo sedikit demi tidak terlihat sama sekali, Sabtu (7/3/2019).

"Sudah mulai surut. Surutnya sudah dari tadi malam sekitar pukul 22.00 Wib. Dan pagi sudah kering," kata Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Ferry Yoga Saputra.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Baca juga: Magetan Juga Dilanda Banjir, Dua Desa Terendam

Surutnya banjir tersebut menyebabkan 80 warga yang semula mengungsi akhirnya kembali ke rumah masing-masing. Pengungsi menganggap rumah mereka sudah aman dari banjir.

"Sudah mulai balik satu demi satu. Sudah tidak ada yang tinggal di pengungsian. Karena memang sudah tidak banjir," ujarnya.

Walaupun bencana banjir sudah usai, Ferry mengaku belum bisa mendata kerugian material akibat banjir.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

"Kalau kerugian material belum mendata. Untuk jiwa, Alhamdullilah tidak ada," tambahnya.

Dari dua desa yang terkena dampak banjir, ada 494 rumah dan 1.694 jiwa. Dengan rincian 769 jiwa dan 210 rumah di Desa Jajar, sementara 925 jiwa dan 284 rumah di Desa Ngelang.

Sebelumnya, kedua desa yaitu Desa Jajar dan Desa Nggelang mengalami kebanjiran dengan ketinggian air mencapai 1 meter dan mengakibatkan puluhan warga terpaksa diungsikan sejak, Kamis (7/3) lalu. Banjir yang menerjang Desa Jajar disebabkan luapan sungai desa setempat atau Sungai Ulo. Sedangkan banjir di Desa Ngelang akibat luapan Sungai Bengawan Madiun.

Baca Juga: Belanja di Pasar Murah Lembeyan Magetan, Warga Bisa Dapat Diskon Khusus

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.