Senin, 15 Jun 2026 22:20 WIB

Tidak Hanya Warga, Hewan Ternak Korban Banjir Juga Ditangani

Tim dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur memeriksa kesehatan hewan ternak korban banjir di Tulungagung
Tim dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur memeriksa kesehatan hewan ternak korban banjir di Tulungagung

jatimnow.com - Pemprov Jatim tidak hanya menerjunkan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saja ke wilayah terdampak banjir untuk menangani para warga yang menjadi korban.

Pemprov Jatim juga menerjunkan tim dari Dinas Peternakan untuk menangani hewan-hewan ternak yang terdampak banjir di Kabupaten Tulungagung. Tim ini memeriksa kesehatan hewan-hewan ternak yang masih diungsikan oleh pemiliknya.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Wemmi Niamawati mengatakan, dari hasil pendataan terdapat 8.558 ekor ayam, 59 ekor kambing dan 10 ekor sapi yang mati karena terkena banjir di seluruh wilayah Jawa Timur. Angka kematian ternak paling tinggi terjadi di Madiun, yang menjadi daerah terparah banjir.

"Ini kita sudah mengusulkan kepada Pemprov untuk ganti rugi ternak yang mati karena banjir," ujar Wemmi, Sabtu (09/03/2019).

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Selain itu, Dinas Peternakan juga memberikan bantuan berupa obat-obatan dan pakan ternak terdampak banjir di seluruh wilayah Jawa Timur. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis juga diberikan. Seluruh tenaga penyuluh dikerahkan untuk mengetahui kondisi ternak milik warga dan memberikan pelayanan kesehatan lain.

"Seluruh tim dari Dinas Peternakan di Jawa Timur sudah di instruksikan untuk memberikan pelayanan," tegasnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Wemmi juga mengingatkan kepada pemilik ternak untuk selalu menjaga kondisi kesehatan ternaknya. Mereka diminta untuk memperhatikan makanan yang diberikan untuk ternak. Dikhawatirkan jika makanan mereka tidak sehat bisa menyebabkan ternak sakit.

"Kalau memberikan rumput harus diperhatikan jangan sampai rumputnya terlalu basah," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.