Senin, 15 Jun 2026 19:04 WIB

Demi Gadis Pujaan, Driver Ojek Online Jadi TNI Gadungan

Irawan, driver ojek online yang jadi TNI Gadungan saat dipamerkan di Mapolrestabes Surabaya
Irawan, driver ojek online yang jadi TNI Gadungan saat dipamerkan di Mapolrestabes Surabaya

jatimnow.com - Demi gadis pujaan agar bersedia menjadi istrinya, Irwan Fajar Subadtya alias Irawan, seorang driver ojek online di Surabaya nekat menjadi TNI gadungan. Namun aksi pemuda 30 tahun itu akhirnya terbongkar dan dirinya ditangkap.

Irawan ditangka pertama kali oleh Tim Lidkrimpaamfik POM Lantamal (Pomal) V kemudian kasusnya dilimpahkan ke Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dalam pemeriksaan lanjutan di Unit Resmob, Irawan mengaku jika perbuatan nekatnya itu ia lakukan semata-mata untuk meyakinkan gadis pujannya agar bisa dipinangnya menjadi istri. Sebab menurutnya, dengan modal postur tubuh yang oke, ia akan terlihat gagah jika memakai seragam dan perlengkapan TNI.

"Ya, untuk mendapatkan istri Pak. Kalau pakai baju TNI kan terlihat lebih gagah," aku Irawan kepada penyidik di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (9/3/2019).

Setiap harinya pada saat istirahat ngojek, Irawan selalu mengenakan seragam Pomal TNI AL di kawasan Dupak Masigit Surabaya kurang lebih setahun. Penampilannya yang meyakinkan membuat seorang gadis di sana terpikat dan sudah dinikahinya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selama menjalin hubungan suami istri, Irawan kerap mengenakan seragam yang dibelinya dari pasar di kawasan Tanjung Perak itu. Namun akhirnya, akal bulusnya terbongkar oleh jajaran Pomal. Istrinya pun hanya bisa pasrah setelah tahu bahwa suaminya itu buka TNI.

"Sekarang istri saya tahu karena saya ditangkap. Tapi istri saya tidak mempermasalahkan," tambah Irawan.

Sementara itu, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti menjelaskan bahwa hingga saat ini, belum menetapkan Irawan sebagai tersangka.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Belum tersangka. Untuk pasal yang dikenakan, sementara ini masih pendalaman. Belum kami temukan indikasi dia melakukan pemerasanm" jelas Bima.

Untuk itu, lanjut Bima, penyidik Unit Resmob masih terus mendalami dan mengembangkan kasus tersebut untuk menemukan jeratan hukum yang bisa dijeratkan kepada Irawan.

"Mungkin akan kami kenakan UU Darurat tentang kepemilikan senjata tajam, karena dia kedapatan memiliki sangkur saat diamankan," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.