Senin, 15 Jun 2026 08:57 WIB

Banjir di Ponorogo Berangsur Surut, Warga Kembali ke Rumah

Korban banjir mulai meninggalkan posko pengungsian di Gedung Sasana Praja Ponorogo untuk kembali ke rumahnya
Korban banjir mulai meninggalkan posko pengungsian di Gedung Sasana Praja Ponorogo untuk kembali ke rumahnya

jatimnow.com - Para warga yang menjadi korban banjir di 6 kecamatan di Kabupaten Ponorogo sudah mulai kembali ke rumahnya masing-masing, Jumat (8/3/2019). Sebab, air banjir sudah berangsur surut.

Pantauan jatimnow.com di posko pengungsian Gedung Sasana Praja, ratusan warga sudah mulai kembali ke rumahnya. Mereka terlihat mengemasi barang dan bantuan yang diberikan Pemkab Ponorogo untuk dibawa ke rumah masing-masing.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Alhamdulilah mbak sudah bisa pulang. Walaupun di rumah saya masih ada air, tapi tidak separah kemarin," kata Nurul Saida, salah satu warga yang mengungsi di Gedung Sasana Praja, Jalan Diponegoro ini.

Baca juga:  Banjir di Ponorogo Berangsur Surut, Tinggal 2 Desa yang Masih Terendam

Nurul mengaku, ia dan keluarganya sudah mengungsi mulai Rabu (6/3/2019) malam lalu. Ia menjelaskan yang mengungsi hanya dia, suami, nenek dan anaknya. Sedangkan Surat, kakeknya yang berusia 100 tahun awalnya tidak bersedia dievakuasi.

"Hari pertama itu kakek saya dibopong ke meja. Tapi tidak mau pindah bagaimanapun keadaannya," jelas Nurul.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Akan tetapi, kondisi banjir saat itu semakin parah sehingga kakek Surat akhirnya dievakuasi oleh anggota TNI.

Sementara, Kasie Perlindungan Sosial Bencana Alam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Suyadi mengatakan, pengungsi di Gedung Sasana Praja mulai berkurang seiring surutnya banjir. Dari jumlah semula 205 orang, berkurang pada subuh tadi menjadi 120 orang.

"Nah, sekarang hanya dua kepala keluarga dengan jumlah 10 orang," bebernya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Namun demikian, posko ini masih akan terus dibuka untuk mengantisipasi bila banjir kembali terjadi.

"Posko tetap dibuka. Dapur umum juga dibuka. Karena mereka kembali untuk bersih-bersih, sehingga logistik berupa makanan tetap kami suplai," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.