Rabu, 17 Jun 2026 23:06 WIB

Tinjau Banjir di Madiun, Gubernur Khofifah Minta Eskavator Disiagakan

Gubernur Khofifah meninjau Sungai Jeroan Madiun
Gubernur Khofifah meninjau Sungai Jeroan Madiun

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan di Kabupaten Madiun, Kamis (7/3/2019). Didampingi Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, Gubernur Khofifah meninjau Sungai Jeroan.

Dari pemaparan penyebab banjir di Madiun, ternyata penyebabnya adalah meningkatnya debit air Sungai Bengawan Solo yang kemudian turun ke Sungai Bengawan Madiun.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

"Ya kalau mau permanen pakai plengsengan. Kalau non ya pakai bronjongan," kata Gubernur Khofifah.

Khofifah juga telah meminta kepada BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo agar ada eskavator yang bisa segera bergerak begitu air surut. Selain itu eskavator juga melakukan pembersihan dan membangun tanggul agar jika ada hujan yang intensitasnya tinggi tidak lagi membuat air meluap ke perkampungan.

"Kita tadi sudah diskusi dengan BBWS mereka sudah menjanjikan dua jam lagi Tanggul Balerejo akan disiapkan sand bag untuk membuat tanggul di Balerejo," tegasnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

Itu adalah langkah jangka pendek yang bisa ditempuh. Sedangkan untuk jangka panjang, Gubernur Khofifah berharap ke depan BBWS Bengawan Solo bisa membuatkan plengsengan di Sungai Jeroan.

Lantaran saat ini tidak ada plengsengan yang membatasi antara daerah aliran sungai dengan kawasan daratan perkampungan warga. Bahkan langsung berbatasan dengan rumah warga dan juga peternakan warga.

"Nah nanti ke depan dalam Musrenbang, kita ingin nanti ada koordinasi mana mana yang menjadi kewenangan pemkab, provinsi dan nasional," tukasnya.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.