Senin, 22 Jun 2026 17:47 WIB

Bajak Laut Pirates Of Caribbean Ramaikan Pawai Ogoh-ogoh di Surabaya

Ogoh-ogoh berbentuk karakter bajak laut 'Dead Man's Chest'
Ogoh-ogoh berbentuk karakter bajak laut 'Dead Man's Chest'

jatimnow.com - Perayaan Hari Raya Nyepi 1941 Tahun Caka di Surabaya, diramaikan dengan pawai 12 Ogoh-ogoh di Pura Segara, Kenjeran, Rabu (6/3/2019). Namun ada 1 yang menarik yakni Ogoh-ogoh berbentuk karakter bajak laut 'Dead Man's Chest' yang diadaptasi dari film Pirates Of Caribbean.

Pawai yang dimulai sekitar pukul 15.30 Wib tersebut menempuh perjalanan sejauh 3 kilometer dengan rute dari Pura Segara yang berada di Jalan Memet Sastrowirya-Jalan Memet-Jalan Gading Pantai-Jalan Kenjera-Jalan Wiratno dan berakhir di Pura Segara.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Acara puncak dilaksanakan di pertigaan antara Jalan Wiratman dengan Jalan Abdul Latief dengan memutar-mutar Ogoh-ogoh di tengah jalan. Dalam pawai ini diikuti oleh sejumlah orang dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, mahasiswa hingga orang dewasa.

Sabha Walaka Parisade Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Nyoman Sutantra mengatakan 12 Ogoh-ogoh itu mempunyai arti. Yaitu sebelas Ogoh-ogoh memiliki arti kesatuan dan keharmonisan, dan satu Ogoh-ogoh kecil diartikan sebagai dua belas bulan dalam setahun.

"Ada 11 ogoh-ogoh yang besar dan 1 yang kecil. 11 (ogoh-ogoh) artinya memang kembar (angka satu yang sama) kan gini semua keharmonisan jadi semua manusia dan sang pencipta, harmonis manusia dengan alam, manusia dengan manusia harmonis dan 12 artinya apa? setahun itu, isinya 12 bulan makanya ada kecil 12 itu," kata Nyoman saat ditemui di lokasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Nyoman menjelaskan, Hari Nyepi pada tahun ini bertemakan Catur Brata Penyepian Sukseskan Pemilu 2019. Dalam artian bahwa Catur Brata tercapai maka Dharma Santi atau harmonis dan kedamaian juga dapat dicapai. Sehingga, keharmonisan itu bakal berlangsung hingga setahun lamanya.

"Makanya pesan kita Dharma Shanti dan Tri Hita Karana (Tiga Terciptanya Kebahagiaan) karena kita harmonis itu kan selalu kita sucikan pikiran kita dengan keharmonisan dan kebijaksanaan kemudian sucikan perkataan kita dengan kesantunan dan perbuatan kita dengan baik," ungkapnya.

Pawai Ogoh-ogoh berakhir sekitar 17.19 Wib, diiringi dengan tarian kecak di depan Pura Segara. Usai pawai, umat kemudian melanjutkan dengan pembakaran Ogoh-ogoh.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.