Rabu, 17 Jun 2026 10:37 WIB

Komplotan Pencuri Truk di Kediri ini Bius Korban dengan Nasi Padang

Para tersangka pencuri truk saat di Mapolres Kediri
Para tersangka pencuri truk saat di Mapolres Kediri

jatimnow.com - Polisi meringkus komplotan pencuri truk di Kediri. Cara kerja komplotan ini cukup unik, yakni dengan memberikan obat bius pada makanan kepada korbannya.

Satreskrim Polres Kediri menangkap Nurul (30), Gatot hariyanto (46), Andreas Adi Prasetyo (38), keduanya warga Semarang, Jawa Tengah, Sarip (53) warga Mojokerto dan Topik (53) warga Surabaya.

Pada aksi terakhirnya, komplotan ini mencampuri nasi padang yang diberikan ke supir truk dengan obat bius.

Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal menuturkan, awalnya komplotan ini menyewa kendaraan truk milik korban di Mojokerto. Mereka menyewa dengan alasan untuk mengangkut barang dari Pare menuju Kediri Kota.

Setelah disepakati harganya, tersangka memberikan bungkusan nasi padang yang sudah dicampuri dengan obat bius kepada korban.

"Obat biusnya berupa tablet yang dihancurkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam nasi padang," ujarnya, Rabu (6/3/2019).

Setelah pelaku tertidur, mereka kemudian mengambil alih kemudi truk. Korban kemudian diturunkan di sebuah warung area hutan jati di wilayah Caruban, Madiun.

Truk ini lalu dibawa kabur ke arah Semarang dan dijual ke seorang penadah. Dari hasil penjualan ini mereka mendapatkan uang sebesar Rp 31,5 juta. Uang tersebut dibagi kepada seluruh anggota komplotan. Mereka rata rata mendapat antara Rp 1-3 juta.

"Ketua komplotan Nurul mendapat bagian paling besar, sisanya mereka gunakan untuk berfoya-foya," imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan polisi, komplotan ini mengaku nekat mencuri truk karena terhimpit kebutuhan sehari hari. Mereka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara empat tahun.

"Untuk truk nya kita kembalikan langsung kepada korban," pungkasnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.