Jumat, 12 Jun 2026 23:15 WIB

Buntut Perusakan Pohon Cemara di Suramadu, akan Dilaporkan Polisi

Tanaman cemara udang dirusak orang tidak bertanggung jawab
Tanaman cemara udang dirusak orang tidak bertanggung jawab

 

jatimnow.com - Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya menyayangkan terjadinya tindakan masyarakat yang melakukan perusakan terhadap tanaman cemara udang di sekitar Jembatan Suramadu.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Pemkot Surabaya sendiri sedang gencar-gencarnya peduli terhadap lingkungan dengan menanam tanaman cemara udang di wilayah utara Kota Pahlawan. Diketahui, 21 pohon cemara udang yang ditanam di pinggir Jembatan Suramadu dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser membenarkan kejadian perusakan tanaman cemara udang tersebut. Menurutnya, perusakan itu berupa pemotongan pohon, bahkan ada beberapa pohon dicabut hingga ke akar.

"Kami mengetahui perusakan itu sejak 2-3 hari yang lalu. Tanaman itu sudah ditanam sejak beberapa minggu pas waktu mengontrolnya ternyata ada yang patah dan diduga dipatahkan oleh tangan yang jahil," kata Fikser saat dikonfirmasi jatimnow.com, Rabu (6/3/2019).

Pemkot Surabaya sangat menyayangkan hal itu bisa terjadi, dan dilakukan oleh masyarakat sendiri. Padahal, Pemkot Surabaya menanam pohon ini ketika kerja bakti bersama 10 ribu relawan bersih-bersih pesisir utara Surabaya, beberapa waktu lalu.

"Tanaman itu kan fungsinya untuk menahan abrasi laut, hujan dan angin yang sangat kencang. Itu sangat disayangkan ya, padahal fungsinya kembali untuk warga disana," ujarnya.

Baca Juga: SIER Pamerkan Mobil Hias Kupu-Kupu Robotik Raksasa di Surabaya Vaganza 2026

Nantinya, Pemkot Surabaya akan melakukan pengamanan lebih ketat dan kemungkinan juga akan melakukan penanaman kembali tanaman cemara udang di kawasan tersebut meski telah dirusak.

"Kita akan memantau dari CCTV yang ada disana. Kita akan lihat kalau di CCTV bisa direkam dan bisa lapor ke polisi. Kita mungkin juga akan menanam kembali yang baru," ujarnya.

Fikser pun menegaskan bahwa saat ini Dinas Perhubungan Kota Surabaya sedang melakukan pemantauan terhadap CCTV tersebut. Apabila sudah mengetahui siapa pelaku perusakan akan dilaporkan. Namun, Fikser mengatakan bahwa nantinya akan dikonsultasikan terlebih dahulu ke hukumnya.

Baca Juga: Rapor Publik Pejabat: Terobosan Akuntabilitas atau Sekadar Pertunjukan Transparansi?

"Sekarang saya bilang CCTV lagi dicari oleh Dinas Perhubungan. Nanti kalau sudah tahu maka kita lakukan laporan, kayaknya nanti kita konsultasikan terlebih dahulu," kata Fikser.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.