Selasa, 23 Jun 2026 00:10 WIB

Wanita Melahirkan di Hutan Mengidap Gangguan Jiwa Sejak 5 Tahun Lalu

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 02 Apr 2018 16:50 WIB
Rumah keluarga ibu yang melahirkan di Hutan Blitar.
Rumah keluarga ibu yang melahirkan di Hutan Blitar.

jatimnow.com Sri Wahyuni (35) Wanita yang melahirkan di hutan dan proses persalinannya dibantu polisi, ternyata mengalami gangguan jiwa sejak lima tahun lalu.

"Sakitnya sekitar lima tahunan," kata Sunasitah (45) ibu kandung Sri kepada jatimnow di rumahnya di Desa Tumpang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Senin (2/4/2018).

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

Ketika mengalami sakit gangguan jiwa, Sri sering kali keluar rumah. Sekitar satu setengah tahun lalu, Sri yang mengalami gangguan jiwa meninggalkan rumahnya.

"Lare niku bolak-balik medal saking griyo. Nate riyen kulo ten peken, larene mesti ucul. (Anak itu bolak-balik keluar rumah. Pernah dulu saya pergi ke pasar, anaknya pasti keluar)," kata Sukar (65) ayah kandung Sri.

Pihak keluarganya sudah mencari Sri sejak satu setengah tahun lalu, namun tak pernah bertemu. 

"Kulo nggih sampun madosi, tapi nggih mboten pirso. Menawi setahun setengah mboten wangsul. (Saya sudah mencarinya, tapi tidak pernah ketemu. Ada sekitar 1,5 tahun tidak pulang)," katanya.

Setahun setengah tak pernah bertemu, tiba-tiba keluarga dikejutkan dengan kabar Sri melahirkan di tengah hutan yang dibantu oleh dua petugas Polsek Lodoyo Timur (Lotim) Polres Blitar dan warga sekitar.

"Ngerti-ngerti larene sampun babaran. (Tahu-tahu anaknya sudah melahirkan)," katanya.

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

Sebelumnya, pada Minggu (1/4/2018) dinihari, dua anggota Polsek Lodoyo Timur sedang berpatroli. Ketika melintas di tengah hutan di Kembangan, Kembangarum, mendengar rintihan sakit seorang wanita.

Setelah dicari sumber suara tersebut, ternyata ada seorang wanita yang sedang melahirkan di pinggir jalan. Kemudian, Bripka Gaguk Sugiarto membantu proses persalinan. Sedangkan Bripka Tri Suyoko membantu menerangi serta merekam kejadian tersebut.

Sang bayi laki itu lahir dengan selamat dan Sri juga selamat. Ibu dan bayi itu pun dibawa ke Puskesmas Sutojayan. 

Saat ini, bayi tersebut dirawat di rumah bidan Rohayah di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun. Sedangkan Sri, dirawat di rumahnya.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Ngertose kabar nggih dikabari kalih Jogoboyo. Bayine sakniki wonten ten bidan. (Tahu kabar dari perangkat desa. Bayinya sekarang di bidan)," tutur Sukar.

 

Reporter: CF Glorian

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.