Rabu, 17 Jun 2026 22:31 WIB

Tujuh Kecamatan di Probolinggo Terserang Hama Ulat Pohon Sengon

Ketua Paguyuban Kayu Sengon Kabupaten Probolinggo, Abdul Manap
Ketua Paguyuban Kayu Sengon Kabupaten Probolinggo, Abdul Manap

jatimnow.com - Serangan hama ulat pada Pohon Sengon di Probolinggo terus meluas hingga tujuh kecamatan. Tercatat, serangan hama ulat tersebut tersebar di Kecamatan Banyuanyar, Gading, Tiris, Krucil, Pakuniran, Kotaanyar, Bantaran di Kabupaten Probolinggo.

Ketua Paguyuban Kayu Sengon Kabupaten Probolinggo, Abdul Manap mengatakan serangan hama ulat pada Pohon Sengon dengan sebutan ulat eskrim atau antong tersebut memang banyak diresahkan oleh kalangan petani.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Adanya hama tersebut membuat Pohon Sengon mati secara otomatis dan hasil panen menurun. Untuk mengantisipasi gagal panen, petani melakukan penebangan di usia dini," kata Abdul Manap, Minggu (3/3/2019).

Menurutnya, jumlah serangan hama ulat eskrim atau ontong sudah mencapai 80 hektare kebun sengon milik petani. Karena serangan hama ulat eskrim pada Pohon Sengon bisa menyebabkan kering bagian batangnya.

Baca juga:  Hama Ulat Serang Puluhan Hektar Pohon Sengon di Probolinggo

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Serangan hama ulat eskrim pada tanaman Pohon Sengon petani sudah terjadi 4 bulan terakhir atau akhir tahun 2018 lalu," ujarnya.

Manap meminta kepada para petani untuk bisa beralih tanam Pohon Jabon atau Balsa. Dari segi harga, kedua jenis kayu tersebut juga tidak mengalahkan harga jual Pohon Sengon.

Sebelumnya, petani Pohon Sengon di Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo melakukan panen dini tanaman kayu sengonnya untuk mengantisipasi kerugian akibat ganasnya serangan hama ulat eskrim atau antong.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.