Sabtu, 20 Jun 2026 00:59 WIB

Pasca Perusakan APK di Sampang, Tim Jokowi Intensif Gerilya di Madura

Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin di Madura
Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin di Madura

jatimnow.com - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk Jokowi-KH Ma'ruf Amin mengunjungi pulau Madura pasca pembakaran alat peraga kampanye calon presiden Joko Widodo yang viral di media sosial (medsos).

Konsolidasi dilakukan untuk mengamankan suara duet nomor urut 01 tersebut yang diklaim terus membesar di Madura.

Baca Juga: TKD Tak Rekom Emil Dampingi Khofifah di Pilgub Jatim 2024, Tapi...

"Ya dua hari ini kita konsolidasi di Madura. Di Pamekasan hari ini, besok lanjut ke Sumenep. Kita pastikan tim tidak terpengaruh dengan aksi-aksi anarkis pendukung kubu sebelah yang sampai membakar APK Pak Jokowi. Jangan gentar sedikit pun, tapi jangan membalas dengan kekerasan serupa. Fokus jaga dan besarkan suara Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf," ujar Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Jumat (1/3/2019).

Turut hadir Sekretaris TKD Jatim Otman Ralibi dan sejumlah jajaran tim pemenangan.

"Kami dua hari ini konsentrasi di Sumenep dan Pamekasan setelah Bangkalan dan Sampang. Insya Allah ada migrasi besar-besaran dari pemilih Pak Prabowo ke Pak Jokowi. Insya Allah Madura bukan lagi kandang utama Pak Prabowo," imbuh mantan Kapolda Jatim tersebut.

TKD Jatim hari ini mengunjungi Ponpes Bustanul Ulum Pamekasan. Di salah satu ponpes terbesar di Pamekasan tersebut, TKD Jatim melakukan pertemuan tertutup dengan puluhan kiai setempat. Agenda berlanjut dengan bertemu ratusan tokoh nelayan di kampung nelayan, kawasan Larangan, Pamekasan.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Menang 1 Putaran, Khofifah: Cukup Doakan Saja

"Selain Bangkalan dan Sampang yang sudah sangat cerah, Pamekasan kami yakin mulai bergeser ke Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf. Memang ini dulu basisnya Pak Prabowo. Tapi kami sudah dekati simpul-simpul kuncinya. Suara di bawah kencang ke Pak Jokowi kok, hanya saja memang masih ada ketakutan untuk bersuara. Sehingga simpul-simpul kuncinya ini kami dekati. Begitu simpul tokohnya berbalik arah, gelombang di bawah tidak akan bisa ditahan," papar Machfud.

Madura memang selama ini menjadi basis utama Prabowo. Jokowi kalah signifikan di 4 kabupaten di Madura pada Pilpres 2014 lalu. Saat itu Prabowo rata-rata menang sekitar 70 persen.

"Sekarang situasi sudah berubah. Sudah berbalik ke Pak Jokowi. Makanya kemarin ada ketakutan dari kubu sebelah, sampai akhirnya mencoba memprovokasi dengan bakar-bakar APK. Tapi saya sudah instruksikan ke semua level tim pemenangan agar tidak terpancing membalas. Biarkan. Aksi anarkis kubu sebelah justru merugikan Pak Prabowo sendiri secara electoral," pungkas Machfud.

Baca Juga: Rekapitulasi Pilpres 2024 Rampung, Khofifah Ajak Warga Jatim Lakukan Ini

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.