Sabtu, 20 Jun 2026 10:08 WIB

Pembunuhan di Sungai Bokot Jombang, Pelaku Kesal Kerap Di-bully Korban

  • Penulis :
  • | Kamis, 28 Feb 2019 17:52 WIB
Hudah pelaku pembunuhan Bayu Arisanto
Hudah pelaku pembunuhan Bayu Arisanto

jatimnow.com - Hudah (30) warga Desa Kapringan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang yang tega menghabisi nyawa teman dekatnya Bayu Arisanto dikarenakan dendam dan sakit hati lantaran sering di-bully.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan pelaku sudah merencanakan untuk membunuh korban karena sering di ejek.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Korban sering di-bully oleh pelaku secara kelewatan. Pelaku sudah merencanakan untuk menghabisi nyawa korban," kata AKP Azi, Kamis (28/02/2019).

Baca juga:  

Pelaku mengaku menghabisi korban dengan menggunakan senjata tajam jenis sabit yang sudah disiapkan pelaku dari rumahnya.

"Korban dihampiri pelaku dan diajak ke bibir Sungai Bongkot dengan alasan akan dipertemukan dengan seorang cewek," ungkapnya.

Ketika di tengah perjalanan menuju lokasi, pelaku mampir sebentar di rumahnya untuk mengambil sabit yang akan dipakai untuk membunuh korban.

"Saat di lokasi, korban menanyakan seseorang perempuan yang akan dipertemukan. Korban yang merasa dibohongi sempat memukul pelaku. Lalu korban dibunuh dengan cara mengalungkan dan menyabet leher korban," ujarnya.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

Usai korban meninggal, pelaku mengambil barang berharga korban dan punya rencana untuk menjualnya.

"Setelah meninggal jasad korban dibuang di Sungai Bongkot dan mengambil barang milik korban dan hendak menjualnya. Namun barang itu dijual pelaku berhasil kita tangkap," tutupnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat berlapis dengan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun serta pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

Mayat pria yaitu Bayu Arisanto (30) warga Desa Dukuh Klopo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang ditemukan mengambang di Sungai Bokot, Desa Bongkot, Selasa (26/2) lalu. Polisi kemudian menangkan Hudah di rumah Bu De di Desa Plembahan Sumobito pukul 02.00 Wib.

Baca Juga: Misteri Mayat Penuh Luka di Gurah Kediri, Diduga Korban Kecelakaan

Reporter: Achmad Supriyadi

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.