Kamis, 18 Jun 2026 21:22 WIB

149 Pekerja Kontruksi di Ponorogo Kantongi Sertifikat Keahlian

  • Penulis : Advertorial
  • | Minggu, 24 Feb 2019 19:57 WIB
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo

jatimnow.com - Sebanyak 149 dari 750-an pekerja kontruksi di Ponorogo berhasil memiliki sertifikat keahlian. 149 pekerja kontruksi itu dengan rincian 40 orang mekanik eskavator, 10 orang mekanik buldoser dan sisanya adalah operator dump truck.

"Kita sudah lebih unggul daripada daerah lain. Kemarin kita sudah melaksanakan uji kompetensi bekerjasama dengan Direktorat Pekerjaan Umum. Sudah ada 149 pekerja di Ponorogo memiliki sertifikat keahlian," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Jamus Kunto Purnomo, Minggu (24/2/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Jamus mengaku, uji kompetensi atau sertifikasi keahlian itu dilaksanakan di Kantor DPU di Jalan Gajah Mada, Ponorogo beberapa waktu lalu.

Pelaksanakaan uji kompetensi itu dilaksanakan karena sertifikat keahlian sudah dianggap wajib. Dengan adanya Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang mewajibkan setiap pekerja konstruksi yang bekerja di wilayah Indonesia memiliki sertifikat keahlian. Mereka yang tak punya sertifikat berpotensi terancam sanksi tidak bisa bekerja.

"Dengan begini, 149 pekerja di Ponorogo tidak terancam sanksi tidak bekerja. Sertifikat kompetensi menjamin mutu, kualitas, kompetensi dan lain-lain," jelas Jamus.

Ia menambahkan, terkait pelaksanaan uji kompetensi untuk mekanik alat berat, merupakah salah satu bagian dari target Presiden Jokowi dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Untuk yang tenaga tukang sudah dikerjakan beberapa tahun lalu. Untuk uji kompetensi mekanik alat berat baru di Ponorogo yang melaksanakan seluruh Indonesia," bebernya.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan agar operator alat berat bisa bersertifikat. Dan ternyata, animo operator bego, gilis, dump truk ternyata luar biasa.

"Sangat banyak yang daftar. Jujur sempat ragu karena kita kekurangan anggaran," sambungnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Karena itu, Jamus meminta bantuan ke pusat dan disetujui.

"Karena yang baru bersertifikat hanya 23 persen di Indonesia, lalu kita yang semula 40 orang sekarang 135, lalu hari kedua ada 14, jadi total 149 orang," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.