Minggu, 21 Jun 2026 03:42 WIB

Ribuan Santri dan Kiai di Pasuruan Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 23 Feb 2019 16:20 WIB
Deklarasi dukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang digelar di depan kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan
Deklarasi dukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang digelar di depan kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan

jatimnow.com - Ribuan massa Partai PKB serta 52 Pengasuh Ponpes di Pasuruan Raya menggelar deklarasi mendukung pasangan nomor urut 01 Calon Presiden (Capres) Joko Widodo dan Cawapres KH Ma'ruf Amin, Sabtu (23/2/2019).

"Ini hasil Ijtima' dan ittifaq (kesepakatan) Masyayikh Ulama se Pasuruan Raya. Karena, Masyayikh, para Ulama merasa berkewajiban untuk memberitahu dan mengarahkan masyarakat memenangkan pasangan 01, Jokowi dan KH Ma'ruf Amin," jelas KH Shonhaji Abd Shomad, selaku tim perumus Ittifaq Masyayikh disela-sela acara deklarasi yang digelar di depan kantor DPC PKB Kabu

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

paten Pasuruan.

Menurutnya, hal ini dinilai penting karena Jokowi dan Ma'ruf Amin bisa mengemban serta menyelamatkan NKRI dan menjaga keselamatan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah, berdasarkan hasil Ittifaq Masyayikh Pasuruan Raya.

"Akhir-akhir ini ada kelompok radikal yang ingin merubah NKRI menjadi Khilafah. Ini bahaya, kalau revolusi, akan jatuh korban nyawa luar biasa," tambahnya.

Diungkapkan Gus Son, jika Pasangan Capres-Cawapres 01 ini memang murni didukung oleh Islam Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.

"Namun untuk (calon) lainnya, masih macem-macem. Ada yang ngaku Ahlusunah, ada yang Wahabi dan ini sangat berbahaya," papar Gus Son.

Untuk prosentase tingkat kemenangan Paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin, Gus Son meyakini akan menang telak antara 70 persen sampai 80 persen suara. Baginya, target ini sangat berdasar. Lataran berbekal survey internal, wilayah Pasuruan adalah barometer pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin.

"Kalau masyayikh sudah bergerak. Saya yakin, masyarakat akan nurut. Karena ciri dari masyarakat Pasuruan itu nurut apa kata Kiai dan Guru," tegasnya.

Baca Juga: PKB Jatim Tegaskan Arah Baru Kebermanfaatan untuk Masyarakat

Tak hanya itu, Gus Son tidak menampik jika dulu pada Pemilu 2014 sebagian Masyayikh di Pasuruan ada yang mendukung Capres Prabowo Subianto. Akan tetapi untuk Pemilu 2019, Gus Son mengklaim, jika pendukung Prabowo sudah berpindah ke pasangan Capres Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

"Dulu tidak semuanya dukung Pak Prabowo lho ya. Tapi yang sekarang, pendukung Pak Prabowo pindah semua. Dukung Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin. Mantap...!," pungkasnya.

Dalam deklarasi itu, para peserta yang hadir juga diminta untuk bergotong royong menggandakan hasil Ittifaq Masyayikh Pasuruan Raya, guna disebarkan kepada tetangga dan sanak saudara.

Adapun isi dari Ittifaq Masyayikh Pasuruan Raya, yang dalam acara tersebut dibacakan KH Muslim Ikhrom adalah:

1. Pada Masyayikh Pasuruan Raya menyadari bahwa pemilu Presiden dan Wakil Presiden adalah bagian dari nashbul imamah yang merupakan kewajiban agama. Dan pemimpin yang wajib dipilih adalah figur yang dapat mengemban amanat Maslahah Diniyah.

Baca Juga: 150 Kader PKB di Tulungagung Ikuti Pendidikan Kader Badan Partai

2. NKRI adalah ruang untuk menegakkan Maslahah Diniyah Ala Thoriqoti Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah. Mempertahankan NKRI adalah bagian dari kewajiban agama menegakkan syiar Ahlussunah Wal Jamaah An-Nahdliyah.

3. Para Masyayikh Pasuruan Raya beritifaq bahwa pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden Bapak Ir. H. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin adalah pasangan yang paling tepat dalam mengemban amanat menegakkan Maslahah Diniyah Ala Thoriqoti Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.

4. Para Masyayikh Pasuruan Raya bersepakat untuk memenangkan calon Presiden dan calon Wakil Presiden Bapak Ir. H. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin dan menyerukan seluruh warga Nahdlatul Ulama’ untuk memilih Pasangan Capres-Cawapres Nomer Urut 01, dimaksud demi tegaknya Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah dan keutuhan bangsa.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.