Minggu, 07 Jun 2026 18:47 WIB

Dhani Tulis Surat Dirinya NU Gusdurian, Ini Kata Alissa Wahid

Alissa Wahid, putri sulung almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Surabaya
Alissa Wahid, putri sulung almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Surabaya

jatimnow.com - Surat Ahmad Dhani Prasetyo tentang Nahdlatul Ulama (NU) yang dibagikan ke wartawan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (19/2/2019) lalu, juga mendapat tanggapan dari Alissa Wahid, putri sulung almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Sebab dalam suratnya, Ahmad Dhani menyebut dirinya sebagai NU Gusdurian dan 100 persen Islamnya Gus Dur. Surat itu dibuat Ahmad Dhani di Rutan Medaeng dengan tulisan tangannya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tanggapan itu disampaikan Alissa Wahid saat hadir dalam acara Suluh Kebangsaan di Stasiun Gubeng Surabaya.

Sebagai Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa mengatakan bahwa tidak ada istilah Islam Gusdurian. Islam yang dianut oleh Almarhum Gus Dur adalah islam seperti pada umumnya.

Baca juga:  

"Itu juga saya gak tahu. Saya gak tahu apa maksudnya itu Islam Gus Dur. Islamnya Gus Dur ya Islam. Jadi apa ya? Gak tahu," tuturnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Ia menyebut, setiap orang bebas mengklaim dirinya sebagai Gusdurian. Sebab tidak ada persyaratan khusus atau pendaftaran jika ingin menjadi seorang Gusdurian.

"Tapi kita hanya menekankan kalau mengaku Gusdurian berarti terikat dengan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Gus Dur," tegasnya.

Ia pun menjelaskan, nilai nilai untuk menjadi Gusdurian yaitu adil, mendahulukan kemanusiaan, tidak menindas orang lain, punya kearifan. Bahkan menghargai tradisi kearifan yang ada dan tidak melarikan diri dari persoalan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Selain itu, juga mau bertindak untuk kemaslahatan umat yang lebih besar," paparnya.

"Saya gak pingin memperpanjang. Rugi deh. Saya persilahkan kepada masyarakat saja untuk menilai, karena Gusdurian kan meneruskan perjuangan nilai-nilai Gus Dur, pasti warga bisa menilai," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.