Sabtu, 13 Jun 2026 18:19 WIB

Ini Kata PLN Mengenai Insiden Bocah Tersetrum Kabel Saat Panjat Pagar

  • Penulis :
  • | Minggu, 01 Apr 2018 12:33 WIB
Bocah tewas tersengat listrik.
Bocah tewas tersengat listrik.

jatimnow.com - Pihak kepolisian melibatkan PLN melakukan penyelidikan terkait insiden yang menewaskan Bimantara (7), saat memanjat pagar besi gedung walet.

PLN memastikan jika pemasangan kabel yang terpegang korban tidak memenuhi kaidah atau standar keselamatan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Supervisor Teknik PLN Rayon Rogojampi, Pungki menjelaskan, berdasarkan data di lapangan penyebab korban meninggal karena kabel instalasi milik pelanggan mengelupas. Kabel itu berasal dari rumah warga yang digunakan untuk penerangan di dalam gedung walet.

"Namun kondisi kabel itu tidak standar dalam hal ketinggiannya," ungkapnya, kepada wartawan, Sabtu (1/4/2018).

Baca juga: Ini Kronologi Bocah Tewas Berdiri di Pagar Sambil Berpegangan Kabel

Dia menegaskan, secara prinsip kaidah ketentuan keselamatan ketenagalistrikan, saat melakukan penyaluran energi listrik ke luar instalasi milik PLN (KWh meter) melalui kabel dilarang dan tidak diperkenankan.

"Oleh sebab itu, masyarakat lebih meningkatkan kepedulian akan bahaya instalasi listrik yang tidak sesuai standar di lokasi tempat tinggal masing-masing," himbaunya.

Baca Juga: Kejar Layangan hingga Atap Toko Bangunan, Bocah di Jember Tewas Kesetrum

PLN, diklaimnya tak henti memberikan himbauan kepada masyarakat bahwasannya listrik itu berbahaya. Sehingga, seandainya warga memang membutuhkan penggantian dapat memiliki standar bagi alat kelistrikan yang digunakan.

Kapolsek Rogojampi Kompol Suhariyono membenarkan jika pihaknya melibatkan pihak PLN untuk mendalami kasus tersebut. Dia memastikan jika kabel memang berada di tempat kasat mata.

Sehingga dapat dipastikan jika aliran listrik yang menyebabkan korban tewas bukan faktor kesengajaan pemilik gedung sarang walet.

"Kami bekerjasama dengan PLN terus berupaya untuk melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah tewas berdiri di atas pagar gedung sarang walet di Dusun Krajan, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Sabtu (31/3/2018) siang . Korban yang diketahui bernama Bima, diduga tewas karena tersengat listrik dari kabel yang dipegangnya.

Reporter: Irul Hamdani

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.