Rabu, 17 Jun 2026 18:49 WIB

Polisi Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Pelaku Pembacokan di Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 16 Feb 2019 18:00 WIB
Korban pembacokan saat mendapatkan perawatan medis
Korban pembacokan saat mendapatkan perawatan medis

jatimnow.com - Dugaan gangguan jiwa yang dialami pelaku pembacokan di Pasuruan membuat polisi lebih berhati - hati menetapkan status tersangka. Polisi menunggu hasil pemeriksaan oleh tim dokter rumah sakit jiwa.

Meskipun Hurmatihim, 26, warga Desa Semut, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan telah terbukti melakukan pembacokan terhadap korbannya, namun kepastian mengidap gangguan jiwa diperlukan.

"Tersangka sekarang masih menjalani pemeriksaan di RSJ Sumber Porong, Lawang, Malang. Hasilnya akan keluar hari senin besok. Apakah tersangka ini benar-benar gila atau tidak," jelas Aiptu Joko Santosa Kanit Reskrim Polsek Purwodadi, Sabtu (16/2/2019).

Disatu sisi lain, Abdul Cholik yang merupakan seorang guru, mengaku tidak punya masalah pribadi dengan Hurmatihim.

"Saya hanya tahu. Saya tidak pernah ngobrol atau tatap muka dengan Hurmatihim," ujar Abdul Cholik.

Menurut keterangan Zainal Abidin, ketua RT sekaligus pemilik rumah TKP kejadian pembacokan, Hurmatihim adalah sosok yang tertutup.

"Dia tampak keluar rumah saat bekerja di sawah. Kalau di ajak ngobrol ya nyambung padahal. Saya gak nyangka dia (Hurmatihim) bisa seperti ini," kata ketua RT Dusun Welang yang rumahnya berada di depan rumah Hurmatihim.

Sebelum melakukan aksi pembacokan, sore harinya Hurmatihim sempat menarik kaki keponakannya laki-lakinya sampai jatuh dari ranjang.

"Saat itu keponakan Hurmatihim dan Ibunya teriak minta tolong. Adik saya Imam Hadi, langsung berlari menolong. Setelah itu, Hurmatihim keluar rumah tanpa ekspresi diwajahnya, lalu nongkrong di warung," ungkapnya.

Barulah menjelang malam, Hurmatihim mencari-cari korban. Hingga terjadinya aksi pembacokan yang dilakukannya.

"Saat membacok, Hurmatihim teriak bacaan takbir 4 kali dan mengunpat 'wes a kenek a koen' (Sudah kena kamu)," kisah Zainal Abidin.

Baca Juga: Kurang dari 24 Jam, Pelaku Penusukan Diringkus Satreskrim Polres Gresik

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.