Jumat, 12 Jun 2026 10:00 WIB

Mantan Kajati Jatim Bertemu Ribuan Buruh, Ini yang Dibicarakan

Maruli Hutagalung bersama buruh
Maruli Hutagalung bersama buruh

jatimnow.com - Politisi Partai NasDem Maruli Hutagalung berkeliling ke sejumlah sentra industri untuk bertemu ribuan buruh, salah satunya di pabrik-pabrik milik Maspion Group, Sabtu (16/2/2019).

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur 2015-2018 tersebut berdiskusi dengan ribuan buruh di tiga pabrik Maspion yang ada di Sidoarjo dan Surabaya.

"Apa kabar teman-teman? Semangat terus ya. Bapak-ibu semua adalah pilar penting perekonomian. Tanpa bapak-ibu semua, ekonomi mandek," ujar Maruli disambut tepuk tangan ribuan buruh.

Turut hadir di acara itu pendiri dan CEO Grup Maspion, Alim Markus, yang juga ikut memberikan sambutan.

Diskusi santai itu berlangsung gayeng. Gelak tawa terdengar mengiringi diskusi.

"Cintailah produk-produk Indonesia," Maruli dan Alim Markus memimpin koor bersama ribuan buruh. Slogan itu memang menjadi ciri khas Alim Markus.

Maruli lantas menceritakan sekilas pengalaman hidupnya.

"Saya ini dulu juga kerja di pabrik setelah lulus STM jurusan listrik. Lalu saya merantau naik kapal terombang-ambing tujuh hari di tengah laut menuju NTT. Di NTT saya jadi tukang kebun, tugasnya siram bunga," ujar Maruli.

Dengan kerja keras, sambung Maruli, perlahan nasibnya membaik.

"Terus bekerja yang rajin, kreatif, inovatif," pesan Maruli.

Maruli berkeliling ke sejumlah unit pabrik, mulai pengolahan logam, aluminium, hingga elektronik.

"Wah keren, sudah canggih semuanya. Selamat ya. Ini ekspor ke berbagai negara di dunia," ujarnya saat melihat produksi berbagai alat rumah tangga dan elektronik.

Calon anggota DPR RI dari dapil Surabaya-Sidoarjo itu menambahkan, salah satu isu krusial yang wajib diperhatikan bersama adalah korupsi.

"Korupsi menghambat dunia usaha. Kalau perizinan sulit karena korupsi, perusahaan enggak bisa maju, akhirnya enggak bisa serap tenaga kerja. Yang rugi rakyat, bapak/ibu semua," ujar Maruli yang sering membawa kejaksaan yang dipimpinnya sebagai pemberantas korupsi terbaik di Indonesia.

"Pemberantasan korupsi menentukan kemudahan berbisnis, ease of doing business. Kalau berbisnis mudah, tanpa pungli dan korupsi, perusahaan berkembang, buruh sejahtera," imbuh Maruli.

Maruli juga mengapresiasi Maspion sebagai kelompok usaha dengan penyerapan tenaga kerja lokal sangat besar.

"Dan di sini kita buktikan bahwa isu serbuan pekerja asing ke Indonesia itu hoaks besar. Seperti di Maspion ini, dari 18.000 karyawan, pekerja dari luar negeri hanya beberapa gelintir saja," ujarnya.

Baca Juga: NasDem Jatim Gelar Fun Walk 2025, Semarak Ulang Tahun ke-14 Partai

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.