Jumat, 12 Jun 2026 20:55 WIB

Produk Mackerel Diduga Mengandung Cacing Menghilang di Ponorogo

ilustrasi/net
ilustrasi/net
jatimnow.com - Produk ikan kalengan mackerel yang diduga mengandung cacing sudah tidak ada di Ponorogo. Padahal Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Perdakum) Kabupaten Ponorogo belum menariknya dari lapangan.
 
Pantauan jatimnow.com di lapangan, untuk produk kalengan mackerel di Pasar Songgolangit sudah tidak ada. Rata-rata para pedagang mengaku tidak menjualnya kembali.
 
"Kan ada isu itu ada cacingnya. Kami hanya jual kalengan yang sarden. Untuk mackerel memang tidak laku jika di pasar," kata Ayu Diah salah satu pedagang di Pasar Songgolangit.
 
Hilangnya produk kalengan ikan mackerel juga terjadi di toko waralaba seperti Alfamart dan Indomaret di Ponorogo. Hanya produk kalengan sarden masih ada.
 
Sama halnya dengan Hypermart, produk kalengan mackerel juga menghilang. Ada banyak jenis kalengan dipampang di rak, namun tidak ditemukan produk makarel.
 
Sementara, Kepala Dinas Perdakum Kabupaten Ponorogo, Addin Andana Warih, menjelaskan, untuk penarikan sebenarnya baru direncakan Minggu depan.
 
"Baru Minggu depan. Sehingga saya tidak tahu masih ada produknya di lapangan atau tidak," kata Addin ketika dikonfirmasi.
 
Ia mengatakan, masih menunggu surat balasan dari Perlindungan Konsumen yang berwenang untuk menarik barang. Ia mengatakan jika sesuai tupoksi memang monitoring ke pertokoan, swalayan maupun pasar.
 
"Minggu depan sekaligus kami sidak jelang Ramadhan dan Idul Fitri. Agar harganya juga stabil. Jadi tidak hanya penarikan mackearel saja," pungkasnya.
 
Untuk sekedar diketahui, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jatim di Surabaya, mengamankan 7 produk makanan olahan ikan makarel yang mengandung cacing parasit. Satu diantarannya produksi luar negeri.

 

Supari Kepala BBPOM Jatim mengungkapkan, sejak BBPOM RI menemukan kasus serupa, pihaknya langsung melakukan pengambilan 20 sample makanan mackerel kemasan kaleng yang dijual di pasar modern maupun tradisional di Jatim. Serta langsung melakukan pengujian laboratorium.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Dari hasil 20 kemasan yang dilakukan uji lab, ditemukan 7 kemasan yang positif mengandung cacing parasit, yang berasal dari ikan makarel," tuturnya, Kamis (29/3/2018)

Ia mengatakan, mayoritas adalah produk lokal Jatim, dan satu diantaranya merupakan prosuksi luar makanan Korea.

"Bahkan ada yang satu merk dengan tiga rasa kemasan mengadung seluruhnya cacing parasit," paparnya.

Ia menjelaskan, selain melaporkan hasil temuannya kepada BBPOM pusat, pihaknya juga mengambil tindakan dengan cara, menarik seluruh produk makanan mackerel kemasan kaleng yang ditengarai mengadung cacing parasit.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Cacing parasit, merupakan cacing yang menyerang ikan yang berada di laut dan ditularkan melalui tinja di insangnya. Oleh karena kemarin kita sudah ambil dan uji lab mackerel dari pasar tradisonal amupun moderen yang ada di Jombang, Mojokerto dan Surabaya," jelasnya.

Ia menambahkan, upaya yang dilakukan itu sebagai cara untuk mengantisipasi dan meredam agar masyarakat tidak resah.

"Meski belum ada dampak negatif cacing parasit, namun beredarnya hal tersebut membuat warga resah.Untuk itu, kami selalu  tanggap dan terjun ke lapangan serta segera mengambil tindakan," pungkasnya.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.