Rabu, 17 Jun 2026 06:04 WIB

Wagub Gus Ipul Tak Hadir di Acara Pamitan, Soekarwo: Ada Tugas Khusus

Soekarwo dan Khofifah saat acara malam purna tugas di Grahadi
Soekarwo dan Khofifah saat acara malam purna tugas di Grahadi

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo resmi berpamitan atau purna tugas sebagai pemimpin pemerintahan Provinsi Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi Surabaya Senin (11/2/2019) malam.

Selain berpamitan, Pakde Karwo beserta istri Nina Soekarwo juga menyampaikan pidato pamitan kepada seluruh Forkompida, dan 38 bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota se Jawa Timur.

Namun, dalam acara itu Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) beserta istri Fatma Saifullah Yusuf tak terlihat berada di kursi yang telah di beber di ruang berlangsung nya acara tersebut.

"Pak Wagub sedang ada tugas khusus yang belum selesai sehingga tidak bisa hadir," ucap Soekarwo saat memberikan sambutan didepan para tamu.

Dalam acara Mohon Diri Purna Tugas itu, tampak hadir Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak serta istrinya Arumi Bachsin.

Pada acara itu mantan menteri sosial itu melantunkan penggalan lagu yang sangat mesrah yaitu lagu berjudul Ku Tak Bisa dari grup band Slank.

"Ku tak bisa..jauh,.  jauh,. jauh..darimu. Dan tak bisa..  Jauh..  Jauh.. Jauh..  Darimu.," lantun Khofifah dalam sambutannya.

Khofifah yang dua hari kedepan akan dilantik menjadi gubernur  pertama perempuan Jatim itu, mengaku jika menyanyikan itu karena ingin menyuarakan hati warga Jawa Timur untuk Pakde Karwo yang sudah sepuluh tahun memimpin Jawa Timur.

"Malam ini saya jadi ingat ketika saya menyampaikan surat pengunduran diri ke Presiden sebagai Menteri Sosial.  Ketika saya menyampaikan surat itu Menkeu, Menteri PU PR dan Menlu berdiri dan mereka lalu mengutip lagu Slank ini. Rasanya itu yang saat ini dirasakan oleh masyarakat Jawa Timur," kata Khofifah.

Selama sepuluh tahun Pakde Karwo memimpin Jawa Timur,  menurut Khofifah Gubernur Soekarwo sudah berhasil membangun komunikasi yang luar biasa  baik secara horizontal maupun secara vertikal.

"Maka itu yang akan menjadi catatan untuk saya dan Mas Emil," kata Khofifah.

Gubernur Soekarwo tak lupa menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Jatim karena selama sepuluh tahun menjabat, dirinya mendapatkan ilmu untuk mampu merubah pemerintahan yang sebelumnya berjalan secara otoriter menjadi partisipatoris.



"Guru besar kami adalah masyarakat Jawa Timur, karena masyarakat Jatim yang plural, open mainded," kata Soekarwo.

Baca Juga: Berapakah Santunan Bagi Korban Bencana Alam?

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.