Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

KLB Demam Berdarah, Pemkab Ponorogo Siapkan Dana Rp 5 Miliar

Kepala BPPKAD Bambang Tri Wahono
Kepala BPPKAD Bambang Tri Wahono

jatimnow.com - Pemkab Ponorogo mengucurkan dana Rp 5 miliar atas Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah (DB). Dana tersebut diambil dari dana on call atau dana tidak terduga.

"Kami (Pemkab Ponorogo) menyediakan Rp 5 miliar untuk menanggulangi semua, baik pembiayaan atau pemberantasan DB," kata Kepala BPPKAD Bambang Tri Wahono, Jumat (8/3/2019)

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Menurutnya, dana sebesar Rp 5 miliar lebih dari cukup dan dialokasikan satu pasien ditanggung pemerintah daerah sebesar Rp 1.85 juta.

"Untuk nominal per orang, indeksnya memang sebesar itu," ujarnya.

Baca juga:    Tidak Semua Penderita DB di Ponorogo Dapat Pengobatan Gratis

Bambang mengklaim telah menyiapkan dana cadangan jika anggaran tersebut tak cukup mengkover pembiayaan penderita DBD selama KLB berlaku satu bulan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kami siapkan dana cadangan juga," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, setelah menetapkan status KLB, Pemkab Ponorogo bisa menggunakan dana on call untuk melakukan berbagai kegiatan, mulai dari fogging hingga pembiayaan rawat inap pasien demam berdarah.

Bupati Ipong juga mendesak rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta untuk meningkatkan pelayanan. Selain itu, stok obat untuk pasien DB diminta agar ditambah.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Pemkab Ponorogo menanggung semua biaya pengobatan warga yang menderita DB dengan syarat dan ketentuan khusus. Pemkab hanya menggratiskan pasien DB jika sudah dalam tahap dengue haemorrhagic fever (DHF) atau bahkan dengue shock syndrome (DSS) yang mengacu standar penetapan dari Dinkes Jatim dan WHO (World Health Organization).

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.