Rabu, 17 Jun 2026 21:15 WIB

Ini Langkah Dinkes Jatim Mengatasi Wabah Demam Berdarah di Ponorogo

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini

jatimnow.com - Jumlah penderita demam berdarah (DB) di Ponorogo yang terus meningkat membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur turun tangan. Sebuah alat fogging ultralow volume (ULV) dikirimkan untuk mengatasi nyamuk penyebab penyakit DB.

"Iya kita dapat bantuan ULV. Sudah datang alatnya," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini, Rabu (6/2/2019).

Ia mengatakan, jika alat fogging ULV memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi untuk membunuh nyamuk.

"Berbeda dengan alat fogging pada umumnya tentunya," kata Irin, sapaan akrab drg. Rahayu Kusdarini.

Irin menjelaskan, ULV merupakan sistem pengabutan. Berbeda dengan fogging yang lebih khusus sifatnya hanya pengasapan. Alat tersebut juga memiliki partikel dalam pengabutan yang lebih kecil. Sehingga daya tahan mengambang di udara lebih lama.

"Alat tersebut satu unit dengan mobil. Memiliki kemampuan pengabutan hingga jarak 100 meter," lanjutnya.

Hadirnya alat tersebut diharapkan dapat semakin efektif membunuh nyamuk Aedes aegypti. Alat tersebut dirasa membantu memerangi penyebaran nyamuk di Ponorogo.

"Setelah dinyatakan KLB, tentunya akan diadakan pengasapan masal. Alat fogging juga akan ditambah," imbuhnya.

Kasus Demam Berdarah Dengaue (DBD) di Ponorogo ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Penetapan itu disampaikan langsung oleh Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Senin (28/1/2019).

Data yang dihimpun jatimnow.com, jumlah penderita DB mencapai 973 yang tersebar di beberapa rumah sakit.

973 pasien itu tersebar di empat rumah sakit, diantaranya rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Harjono ada 347 pasien, RSU Aisyah 260 pasien, RSU Muhammadiyah 116 pasien, RSU Darmayu 68 pasien, RSU Muslimat 182 pasien.

Tercatat wabah DB ini sudah merenggut 9 korban jiwa warga Ponorogo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.