Kamis, 18 Jun 2026 01:26 WIB

CASN Kesandung Ijazah, BKPPD Ponorogo Tunggu Pengganti

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah Winarko Arief
Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah Winarko Arief

jatimnow.com - Dio Karuma Faza (28), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau kini disebut Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di lingkungan Pemkab Ponorogo dicoret. Dicoretnya Dio Karuma Faza dikarenakan ijazah yang digunakan tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan.

Dio diketahui memiliki ijazah S1 Asisten Apoteker. Sedangkan lowongan yang didaftarkan oleh Dio seharusnya berijazah D3.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Ya ada satu kami coret. Tidak sesuai. Orangnya (Dio) daftarkan D3 tapi ijazahnya S1," kata Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Winarko Arief, Senin (4/2/2019)

Ia menjelaskan, Dio diketahui melamar asisten apoteker terampil Puskesmas Ronowijayan. Saat pelaksanaan tes SKB pun hanya tertera nama Dio saja dan hasil pengumuman menyatakan Dio lolos. Namun sayang saat pemberkasan ternyata ijazah Dio tidak sesuai kualifikasi.

"Senin 28 Januari lalu saya panggil Dio, saya tanya kenapa kok ngelamar yang D3. Alasannya coba-coba saja ikut CPNS, eh ternyata lolos tapi kan rugi juga akhirnya dicoret," terangnya.

Winarko menambahkan, terkait posisi asisten apoteker yang kosong akan segera mendapat penggantinya dari BKN. Karena secara teori, yang akan mengisi kekosongan tersebut adalah peringkat dibawahnya. Jika tidak ada, maka akan diambilkan yang lolos di tempat lain.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Mungkin dari RSUD atau puskemas lain yang kemarin itu ada, tapi tetap keputusan ada di BKN. Nanti praktiknya yang menetapkan sistem," tegasnya.

Pemkab Ponorogo menerima 355 calon CPNS yang akan menjalani pemberkasan. Sebanyak 350 orang berasal dari formasi yang diseleksi dari ribuan peserta rekrutmen CPNS 2018. Lima lainnya berasal dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat.

Pada rekrutmen CPNS 2018 BKPPD Kabupaten Ponorogo membuka 356 formasi. Kemudian ada tambahan 17 formasi khusus honorer K2. Namun dari jumlah formasi ini, 13 di antaranya kosong karena tidak ada pelamar. Posisi tersebut adalah untuk dokter spesialis.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Bagi yang tidak lolos dua jalur tersebut, pemerintah tetap memberikan kesempatan lagi untuk mengikuti seleksi PNS dan PPPK hingga lolos.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.