Minggu, 21 Jun 2026 02:15 WIB

Lagi, Satu Warga di Ponorogo Meninggal Akibat Demam Berdarah

Keluarga menunjukkan foto semasa hidup  Meisha (5) warga Desa Joresan, Kecamatan Jetis, Ponorogo yang meninggal karena demam berdarah
Keluarga menunjukkan foto semasa hidup Meisha (5) warga Desa Joresan, Kecamatan Jetis, Ponorogo yang meninggal karena demam berdarah

jatimnow.com - Satu lagi, nyawa warga di Ponorogo melayang akibat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Warga itu bernama Meisha Anindya Firagung Putri (5) warga Desa Josari, Kecamatan Jetis.

Korban diketahui meregang nyawa pada Minggu (3/2/2019) sore. Namun pada Senin (4/2/2019) pagi, di rumah korban masih terpasang tenda. Sejumlah pelayat baik keluarga maupun warga sekitar tampak mengucapkan belasungkawa.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Anaknya lucu sekali. Rasanya baru kemarin kami masih bermain dengan dia (Meisha)," kata Murtini, keluarga Meisha.

Menurutnya, Selasa pekan lalu, Meisha hanya mengeluh panas dan keluarga sudah berusaha mengobatinya. Setelah demamnya semakin tinggi, anak dari pasangan Agung dan Uci itu akhirnya diperiksakan ke bidan desa.

"Sama bidan desa dikasih obat penurun panas. Tapi tak kunjung turun panasnya. Kami langsung bawa ke doker," jelas Murtini.

Nah, Jumat lalu keluarga membawa Meisha ke Rumah Sakit Umum Aisyah karena kondisi tubuhnya semakin drop.

"Di Rumah Sakit Aisyah langsung dilakukan uji laboratorium dan diketahui trombositnya turun drastis," tambah Muji Hartono, juga keluarga Meisha.

Menurut Hartono, trombosit keponakannya itu turun disertai daya tubuhnya yang drop. Setiap diberi makan atau minum, Meisha selalu muntah.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Hari kedua dirawat, trombositnya turun menjadi 35.000. Hari ketiga (Minggu), trombositnya hanya 12.500," bebernya.

Akibat itu, Meisha dirawat di ICCU hingga sore harinya, Meisha menghembuskan nafas terakhirnya.

Ia berharap, Pemkab Ponorogo khususnya Dinkes Ponorogo segera melakukan sesuatu agar tidak ada lagi nyawa melayang sia-sia karena DBD.

Meninggalnya Meisha menambah daftar penderita demam berdarah yang meninggal di Ponorogo. Total ada 9 orang meninggal karena penyakit ini.

Baca Juga: Kasus DBD di Lamongan Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Data yang dihimpun jatimnow.com, 9 korban meninggal itu antara lain 1 orang Desa Wringinanom dan 1 anak warga Desa Ngelewan, Kecamatan Sambit, 1 orang warga Desa Kupuk, Kecamatan Bungkal serta 1 orang warga Desa Manuk Kecamatan Siman.

Kemudian 1 orang dan 1 anak warga Desa Singkil, Kecamatan Balong, 1 orang warga Kelurahan Mangkujayan, 1 anak warga Desa Pengkol Kecamatan Kauman serta terakhir 1 anak atas nama Meisha Anindya Firagung Putri tersebut.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.